Jamu Tradisional Jadi Peluang Emas UMKM Sanggau
- 02 Feb 2026 19:24 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Meramu jamu kini tak sekadar mempertahankan tradisi, tetapi juga menjadi strategi nyata dalam membangun UMKM yang tangguh dan berdaya saing di Kabupaten Sanggau. Melalui program UMKM Bicara, pelaku usaha lokal berbagi pengalaman sekaligus inspirasi dalam mengembangkan bisnis berbasis kearifan lokal agar mampu bertahan di tengah persaingan pasar.
Salah satu narasumber dalam program tersebut adalah Rabuana, Owner Antong Ha-Zan Sanggau, pelaku UMKM jamu tradisional yang berhasil mengemas produk herbal menjadi usaha bernilai ekonomi. Hal itu terungkap dalam program UMKM Bicara RRI Entikong, Senin 2 Februari 2026.
“Jamu bukan hanya minuman herbal untuk kesehatan, tetapi juga peluang ekonomi kreatif yang bisa dikelola secara profesional. Menurutnya, perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin peduli kesehatan membuka peluang pasar yang luas bagi produk jamu berkualitas,” ujar Rabuana
Rabuana menjelaskan, kunci utama dalam menjalankan usaha jamu terletak pada pemilihan bahan baku yang berkualitas serta konsistensi dalam proses produksi. Antong Ha-Zan menerapkan standar higienitas yang ketat, mulai dari pemilahan bahan hingga proses pengemasan, tanpa meninggalkan racikan tradisional yang menjadi ciri khas jamu.
“Kami selalu memilih bahan alami terbaik dan menjaga cita rasa tradisional, dan konsistensi ini penting agar konsumen merasa aman dan percaya dengan produk yang kami hasilkan,” kata dia.
Selain kualitas produk, strategi pemasaran juga menjadi faktor penentu keberhasilan UMKM jamu. Melalui pemanfaatan media sosial dan platform digital, Antong Ha-Zan mampu menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk konsumen dari luar daerah.
Program UMKM Bicara hadir sebagai ruang berbagi bagi pelaku usaha mikro dan kecil untuk saling bertukar strategi pengembangan usaha. Melalui program ini, UMKM didorong untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas jaringan pemasaran, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Tak hanya berorientasi pada keuntungan, usaha Antong Ha-Zan juga mengedepankan pemberdayaan masyarakat sekitar. Sejumlah warga dilibatkan dalam proses produksi jamu, sehingga usaha ini turut membuka lapangan kerja dan memperkuat ekonomi lokal di Kabupaten Sanggau.
Bagi Rabuana UMKM yang tangguh adalah UMKM yang mampu berinovasi, menjaga kualitas, dan tumbuh bersama masyarakat. Ia berharap jamu tradisional dapat terus berkembang menjadi produk unggulan daerah sekaligus pilar ekonomi berbasis kearifan lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....