Berani Mulai, Kunci Sukses Jadi Konten Kreator di Era Digital

  • 16 Apr 2026 17:33 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, EntikongMenjadi konten kreator kini kian dilirik sebagai profesi menjanjikan di era digital yang serba terbuka. Namun, di balik peluang besar tersebut, dibutuhkan proses belajar, konsistensi, dan keberanian untuk memulai.

Konten Kreator asal Pontianak Aidi, dalam program Obrolan Sore Ceria Pro2 RRI Sanggau, Kamis 16 April 2026, mengungkapkan kesuksesan di dunia konten tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang dan bertahap. Awalnya ia tidak pernah membayangkan akan terjun sebagai kreator konten, dengan latar belakangnya di bidang bisnis dan marketing justru menjadi fondasi awal sebelum akhirnya fokus di dunia digital.

“Awalnya tidak terbayang bakal jadi konten kreator karena background saya bisnis dan marketing. Tapi karena hobi jalan-jalan, akhirnya saya fokus ngonten dan sudah sekitar dua tahun ini,” kata Aidi.
Ia menyampaikan, seiring waktu, ketertarikannya pada dunia digital semakin berkembang dan membentuk identitasnya sebagai creator, langkah terpenting bagi pemula adalah berani memulai tanpa menunggu segala sesuatu sempurna. Banyak calon kreator terhambat oleh rasa takut salah, padahal proses belajar justru dimulai dari keberanian mencoba.

“Yang paling penting itu mulai dulu saja, lakukan dari sekarang, lalu terus evaluasi konten kita supaya tahu apa yang harus di-upgrade,” ujarnya.

Ia mengakui, bahawa konsistensi dalam membuat dan mengunggah konten juga dinilai menjadi kunci dalam membangun personal branding. Hal kedua pentingnya memanfaatkan platform digital sebagai sarana belajar yang efektif, kreator pemula disarankan aktif mencari referensi, mengikuti tren, serta belajar dari berbagai sumber yang tersedia.

Dengan begitu, kata Aidi, kualitas konten dapat terus meningkat dan berkembang secara kreatif. Selain itu, evaluasi terhadap setiap karya menjadi langkah penting untuk memperkuat ciri khas dan identitas kreator.

Dalam proses produksi, Aidi menyarankan penggunaan aplikasi sederhana yang mudah dipelajari oleh pemula. Salah satu yang direkomendasikan adalah CapCut karena dinilai praktis, lengkap, dan tidak membutuhkan biaya besar.

“Untuk dasar editing bisa pakai aplikasi yang gampang dulu. Jangan langsung yang berbayar,” jelasnya.

Aidi berharap semakin banyak anak muda berani mencoba menjadi konten kreator dengan pendekatan yang tepat. Tidak hanya mengikuti tren viral, tetapi juga memahami proses, konsisten, dan terus mengembangkan kemampuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....