Keteladanan Muslim Perkuat Akhlak Mulia di tengah Perkembangan Zaman
- 06 Jul 2026 08:03 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Arus informasi yang begitu cepat, penggunaan media sosial yang semakin intens, serta perubahan gaya hidup sering kali memengaruhi cara berpikir, bersikap, dan berinteraksi dengan sesama. Dalam kondisi tersebut, umat Islam diingatkan untuk senantiasa menjadi teladan yang baik, baik di lingkungan keluarga, tempat kerja, sekolah, maupun di tengah kehidupan bermasyarakat
Penghulu Kantor Urusan Agama(KUA) Kecamatan Noyan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, Feri Yanto mengatakan bahwa menjadi teladan bukan hanya terlihat dari perkataan, tetapi tercermin melalui sikap, perilaku, dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Islam mengajarkan bahwa setiap Muslim memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan contoh yang baik sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.
"Menjadi teladan adalah bagian integral dalam kehidupan seorang Muslim, keteladanan berbicara tentang kehidupan yang ditata dengan baik dan benar, sehingga mampu menjadi contoh yang layak diikuti oleh keluarga maupun masyarakat," ungkap Feri Yanto dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI Sanggau, Senin 6 Juli 2026.
Ia menjelaskan bahwa Al-Qur'an telah memberikan gambaran mengenai umat terbaik, yakni mereka yang memiliki keimanan kuat, menjalankan amar makruf nahi mungkar, serta menjaga akhlak dalam seluruh aspek kehidupan. Oleh karena itu, kesempurnaan akhlak dan integritas menjadi identitas seorang Muslim sejati yang harus terus dipelihara.
Menurut Feri keluarga menjadi tempat pertama dalam membentuk karakter seseorang, nilai-nilai Islam yang diterapkan sejak dini melalui keteladanan orang tua akan membentuk pribadi anak yang santun, jujur, bertanggung jawab, dan menghormati sesama. Pendidikan karakter yang dimulai dari rumah akan memberikan dampak besar terhadap kehidupan bermasyarakat.
Di era digitalisasi saat ini, lanjutnya, banyak masyarakat khususnya generasi muda, menghadapi tantangan berupa derasnya arus informasi dan pengaruh media sosial, kondisi tersebut sering kali membuat seseorang kehilangan kendali diri apabila tidak memperkuat hubungan dengan Allah SWT atau hablum minallah. Karena itu, keseimbangan antara perkembangan teknologi dan penguatan iman menjadi sangat penting.
Feri menambahkan, bahwa cara menjadi teladan yang baik dimulai dari membiasakan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, menjaga kejujuran, menepati amanah, menghormati orang tua, menghargai sesama, serta menerapkan nilai-nilai Islam dalam lingkungan keluarga. Sikap tersebut akan melahirkan pribadi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Keimanan yang kuat akan melahirkan akhlak mulia dan menjadikan seseorang teladan bagi keluarga maupun masyarakat," katanya.
Feri berharap, masyarakat terus membangun budaya saling menghormati, menjaga persaudaraan, serta menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan tersebut akan menciptakan lingkungan yang harmonis, damai, penuh keberkahan, serta memperkuat ukhuwah di tengah kehidupan bermasyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....