Anak Muda Berkarakter Qurani Bangun Masa Depan Bangsa Bermartabat

  • 07 Jul 2026 11:09 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Pembentukan generasi muda yang berkarakter Qurani menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang beriman, berakhlak mulia, dan siap menghadapi berbagai tantangan di era digital. Karakter Qurani tidak hanya tercermin dari kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga diwujudkan melalui perilaku yang berlandaskan nilai keimanan, kejujuran, tanggung jawab, disiplin, serta kepedulian terhadap sesama.

"Keimanan yang kokoh akan menjadi benteng agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan negatif maupun berbagai informasi yang bertentangan dengan ajaran Islam," kata Siti Afsah, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Entikong, dalam Obrolan Mutiara agi Islam RRI Sanggau, Selasa 7 Juli 2026.

Ia menjelaskan, pembentukan karakter Qurani harus dimulai sejak usia dini melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara orang tua, pendidik, tokoh agama, dan lingkungan sekitar sangat menentukan lahirnya generasi muda yang berakhlak mulia dan mampu menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.

"Selain memiliki iman yang kuat, anak muda juga harus mencintai ilmu pengetahuan karena Islam sangat memuliakan orang yang berilmu. Teruslah belajar, memperluas wawasan, dan menjadikan ilmu sebagai bekal untuk berkarya serta memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Afsah menambahkan, karakter Qurani juga diwujudkan melalui sikap disiplin dan tanggung jawab dalam menjalankan setiap amanah, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Disiplin dalam memanfaatkan waktu, menaati aturan, serta menyelesaikan tugas dengan penuh tanggung jawab akan membentuk pribadi yang berintegritas, dipercaya, dan siap menjadi pemimpin di masa depan.

"Kepedulian terhadap sesama juga harus menjadi bagian dari karakter anak muda Qurani. Membiasakan diri untuk saling membantu, menghormati, menjaga persaudaraan, dan berkontribusi bagi lingkungan merupakan wujud nyata pengamalan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya.

Afsah berharap nilai-nilai keimanan, kecintaan terhadap ilmu, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial terus ditanamkan kepada generasi muda agar menjadi bagian dari karakter mereka dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda yang berkarakter Qurani akan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak mulia, mampu menghadapi perkembangan zaman, serta memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....