Cinta Dunia Jangan Kalahkan Iman
- 25 Mei 2026 15:15 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Kehidupan modern yang penuh dengan berbagai kemudahan, hiburan, dan keinginan duniawi dinilai dapat memengaruhi cara pandang seseorang dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu lebih bijak dalam menjaga keseimbangan antara urusan dunia, kewajiban agama, dan kehidupan akhirat agar tetap berjalan selaras dan harmonis.
Pelaksana Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sekayam, Kadarusno, dalam program Obrolan Mutiara Pagi Islam di RRI Entikong, Senin 25 Mei 2026 mengatakan rasa cinta terhadap dunia yang berlebihan dapat membuat seseorang terlena hingga melupakan nilai-nilai keimanan dan kewajiban kepada Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, perkembangan zaman yang semakin cepat juga menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat untuk tetap menjaga kualitas ibadah, akhlak, serta keteguhan iman di tengah berbagai godaan kehidupan modern saat ini.
“Ketika cinta kepada dunia lebih diutamakan daripada cinta kepada Allah, seseorang dapat terlena oleh kesenangan sementara hingga melupakan kewajiban, ibadah, dan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Kadarusno.
Menurutnya, kecintaan terhadap dunia sebenarnya bukan hal yang dilarang selama tidak membuat seseorang lalai terhadap kewajiban agama dan tanggung jawab sebagai seorang Muslim dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh sebab itu, masyarakat diingatkan agar tetap menjadikan Allah sebagai tujuan utama dalam menjalani kehidupan, termasuk dalam bekerja, mencari rezeki, maupun mengejar berbagai pencapaian duniawi yang bersifat sementara.
| Baca juga: Harta, Dunia, dan Lupa akan Akhirat |
Ia menjelaskan memperkuat keimanan dan memperbanyak ibadah menjadi salah satu langkah penting agar hati tidak mudah terpengaruh oleh kesenangan dunia yang berlebihan dan melalaikan. Selain itu, membiasakan diri untuk bersyukur, bersedekah, serta menjaga hubungan baik dengan sesama juga dinilai mampu membantu seseorang lebih dekat kepada Allah dan menjalani kehidupan dengan penuh ketenangan batin.
Kadarusno menambahkan keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat perlu terus dijaga agar kehidupan dapat berjalan lebih baik, terarah, dan penuh keberkahan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Menurutnya, seseorang yang mampu menempatkan cinta kepada Allah di atas segala-galanya akan lebih mudah menjalani kehidupan dengan sikap sabar, ikhlas, serta penuh rasa syukur dalam menghadapi berbagai ujian dan tantangan hidup.
“Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk menjaga keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat dengan memperkuat keimanan, memperbanyak ibadah, serta menanamkan rasa cinta kepada Allah di atas segala-galanya,” katanya.
Kadarusno berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi kehidupan dunia yang penuh dengan berbagai godaan dan kesenangan yang bersifat sementara serta tidak mudah terlena oleh hal-hal yang melalaikan. Dengan demikian, nilai-nilai keimanan, akhlak mulia, dan rasa cinta kepada Allah dapat terus tumbuh sehingga kehidupan menjadi lebih tenang, bermakna, dan penuh keberkahan bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....