Penyuluh Agama Islam Parindu Soroti Penurunan Akhlak di Era Digital

  • 21 Mei 2026 10:01 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Kemajuan teknologi yang semakin pesat saat ini dianggap membuat keimanan dalam masyarakat mengalami penurunan. Keadaan tersebut dapat dilihat dari semakin lemahnya akhlak dan sopan santun dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Penyuluh Agama Islam Kecamatan Parindu, Ageng Setia Perdana mengatakan bahwa dibutuhkan pembinaan iman agar akhlak seseorang dapat tetap terjaga di era perkembangan dunia digital. Ia meyakini, pendidikan spiritual dapat lebih memperkuat hubungan antara manusia dengan manusia serta Allah SWT.

"Hari ini manusia banyak yang maju dalam hal teknologi, tetapi banyak juga yang mundur dalam hal akhlak. Media sosial semakin canggih, tetapi hati manusia semakin rapuh", kata Penyuluh Agama Islam Kecamatan Parindu, Ageng Setia Perdana dalam Obrolan Mutiara Pagi Islam RRI Sanggau, Kamis 21 Mei 2026.

Menurutnya, perkembangan digital seharusya disikapi dengan bijak serta tidak membuat seseorang melupakan ajaran-ajaran agama dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Hal ini disampaikan Ageng menjadi bagian terpenting agar nilai spiritual selalu terpelihara dan seseorang tetap mempunyai pedoman hidup yang baik.

"Disekitar kita saat ini banyak anak-anak yang kehilangan adab, banyak orang tua kehilangan wibawa, dan banyak anak muda kehilangan arah. Selain itu, banyak juga rumah-rumah tangga yang mulai kehilangan ketenangannya," ujarnya.

Selain itu, Ageng menekankan pentingnya peran keluarga untuk menumbuhkan nilai agama kepada generasi muda sejak usia dini. Kepribadian baik, sopan, santun, menghargai satu sama lain, serta memiliki kepedulian sosial, dihasilkan dari lingkungan yang baik.

"Oleh sebab itu, dizaman yang seperti ini kita butuh sosok jiwa panutan yaitu Nabi Ibrahim. Ia punya sifat yang berakhlak mulia, penyabar, penyayang, berlapang dada, dan ketaatan kepada Allah SWT," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....