Yesus Gembala Baik yang Menuntun Umat menuju Jalan Keselamatan
- 26 Apr 2026 06:12 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Yesus Kristus digambarkan sebagai sosok gembala baik yang menuntun umat percaya menuju jalan keselamatan melalui kasih, perlindungan, dan pengorbanan. Perumpamaan ini menekankan pentingnya suatu ketaatan dan iman serta keyakinan bahwa Tuhan tetap setia melindungi dan memberi harapan bagi umat dalam setiap tantangan kehidupan.
Guru Agama Katolik, Blasius Agung mengungkapkan Yesus disebut gembala baik karena rela mengorbankan nyawanya untuk para dombanya. Ia mengatakan, hal ini mengandung makna besar yang digunakan untuk menggambarkan hubungan antara kasih, perlindungan, dan pengorbanan Tuhan bagi umat manusia yang diibaratkan seperti domba.
"Sikap kita diumpamakan sebagai domba yang patuh kepada Tuhan Yesus Kristus yang diumpamakan sebagai gembala yang baik," kata Blasius Agung dalam Obrolan Mutiara Pagi Katolik RRI Sanggau, Minggu 26 April 2026.
Dalam perumpamaan tersebut menurut Blasius, umat Katolik diajak untuk bisa membangun hubungan yang baik dengan Tuhan lewat ketaatan dalam beribadah dan kepercayaan penuh. Sikap ini menunjukan suatu keyakinan, yaitu bahwa setiap langkah yang diambil oleh manusia dalam hidup, selalu berada dalam tuntunan kasihnnya
"Sikap kita diumpamakan sebagai domba yang patuh kepada Tuhan Yesus Kristus yang diumpamakan sebagai gembala yang baik," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa kehadiran Tuhan Yesus sebagai gembala dimomen sulit, menunjukan bahwa ia setia terhadap setiap yang percaya kepadanya. Bagi yang meyakini bahwa ia adalah juruslamat, hal ini menjadi bentuk dari tanda kasih nyata sekaligus menjadi bukti bahwa selalu ada pengharapan di dalamnya.
"Pada zaman Tuhan Yesus dulu, gembala domba itu tidur dipintu masuk kandang doma untuk mencegah hal-hal buruk masuk dan mengancam keselamatan para doma," ucapnya.
Lebih lanjut, disampaikan Blasius, sejatinya gembala yang baik adalah yang tidak lari pada saat bahaya datang dan mengancam keselamatan umat yang digembalakannya. Begitulah Tuhan Yesus, tidak lari ketika badai kehidupan datang menerpa manusia dan justru jadi tameng untuk melindungi domba-dombanya yang sedang menghadapi berbagai kesulitan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....