Bahaya Hidup anpa Pimpinan Tuhan dalam Kehidupan Manusia
- 11 Apr 2026 18:53 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Kebebasan dalam menjalani hidup seringkali membuat manusia merasa mampu menentukan arah tanpa bergantung pada Tuhan. Namun hidup tanpa pimpinan Tuhan justru dapat membawa seseorang pada kebingungan, kehilangan arah, hingga keputusan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi seringkali membuat manusia semakin percaya diri dalam mengambil keputusan tanpa melibatkan Tuhan. Pada satu sisi, di balik itu semua, hidup tanpa pimpinan Tuhan menyimpan berbagai bahaya yang tidak selalu disadari.
Dosen STT Grace International Sanggau, Pendeta Kristia Moses menyampaikan bahwa pimpinan Tuhan merupakan dasar utama dalam menjalani kehidupan yang benar, terarah, dan penuh makna. Tanpa keterlibatan Tuhan, manusia cenderung mengandalkan logika semata yang terbatas dan rentan terhadap kesalahan.
“Ketika seseorang hidup tanpa pimpinan Tuhan, ia mudah terjebak dalam keputusan yang hanya didasarkan pada keinginan pribadi, bukan pada kebenaran yang sejati,” ungkap Pendeta Kristia Moses dalam obrolan Mutiara Pagi RRI Sanggau , Sabtu 11 april 2026.
Pendeta Kristia menjelaskan bahwa pimpinan Tuhan hadir melalui doa, pembacaan firman, serta kepekaan hati dalam mendengar suara Tuhan. Dengan menjadikan Tuhan sebagai pusat kehidupan, seseorang akan lebih bijaksana dalam bertindak dan mampu menghadapi tantangan hidup dengan penuh pengharapan.
Menurutnya, banyak persoalan hidup terjadi karena manusia mengabaikan peran Tuhan dalam setiap langkahnya. Hal ini menyebabkan hilangnya damai sejahtera, munculnya kecemasan, serta keputusan yang tidak sejalan dengan nilai-nilai kebenaran.
“Manusia membutuhkan Tuhan bukan hanya saat mengalami kesulitan, tetapi dalam setiap aspek kehidupan. Pimpinan Tuhan memberikan arah yang jelas dan menjaga kita dari jalan yang salah,” jelasnya.
Pendeta Kristia juga mengingatkan bahwa menjaga hubungan dengan Tuhan harus dilakukan secara konsisten melalui doa, ibadah, dan hidup dalam ketaatan. Dengan demikian, setiap langkah kehidupan akan senantiasa berada dalam bimbingan Tuhan.
"bahwa dalam hidup hamba yang dipimpin Tuhan akan menghasilkan kehidupan yang penuh damai, tujuan yang jelas, serta kekuatan dalam menghadapi setiap ujian kehidupan,"katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....