Infrastruktur Ramah Dorong Kesetaraan Mobilitas DIfabel
- 23 Feb 2026 06:46 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Penggunaan alat bantu mobilitas menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas penyandang disabilitas fisik. Pemilihan alat bantu yang tepat dinilai menentukan kemandirian dalam beraktivitas.
Difabel pengguna kursi roda asal Jakarta, Tuti Alawiyah, menjelaskan bahwa dirinya menggunakan dua alat bantu, yakni tongkat dan kursi roda. Ia menyesuaikan penggunaan keduanya berdasarkan kondisi dan kebutuhan aktivitas.
“Saya menggunakan tongkat dan kursi roda sesuai kebutuhan aktivitas saya. Tongkat membantu saat menghadapi tangga, sedangkan kursi roda membuat saya lebih kuat beraktivitas lebih lama,” kata Tuti dalam Program Ruang Disabilitas dan Inklusi RRI Entikong, Sabtu 21 Februari 2026.
Ia mengatakan penggunaan tongkat memiliki keterbatasan jarak karena tidak bisa digunakan terlalu lama. Risiko terpeleset saat hujan juga menjadi tantangan tersendiri ketika berjalan di permukaan licin.
“Kalau menggunakan tongkat saya hanya bisa berjalan dalam jarak terbatas dan harus berhati-hati saat hujan. Sementara kursi roda memungkinkan saya bergerak lebih jauh meski tetap membutuhkan akses yang ramah,” ungkap Tuti.
Ia menjelaskan kendala utama kursi roda adalah akses bangunan yang belum menyediakan jalur landai. Kondisi tersebut membuatnya masih membutuhkan bantuan orang lain dalam situasi tertentu.
“Jika tidak ada akses yang memadai saya tetap membutuhkan bantuan. Aksesibilitas yang baik akan membuat penyandang disabilitas lebih mandiri,” ujarnya.
Ia berharap fasilitas publik semakin ramah terhadap pengguna kursi roda dan difabel lainnya. Dukungan infrastruktur dari pemangku kebijakan, menjadi kunci terciptanya kesetaraan mobilitas di ruang publik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....