Langkah-Langkah Kecil yang Berdampak Besar Bagi Kelestarian Lingkungan
- 23 Feb 2026 05:10 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Kesadaran mengurangi sampah dinilai harus dimulai dari tanggung jawab pribadi sebelum menuntut perubahan yang lebih luas. Kebiasaan kecil dalam kehidupan sehari-hari disebut menjadi fondasi utama gerakan minim sampah.
Penggiat lingkungan sekaligus content creator, Bee Balqis menegaskan, perubahan perilaku konsumsi menjadi kunci utama pengurangan limbah. Menurutnya, pola belanja masyarakat saat ini masih didominasi budaya praktis dan sekali pakai.
“Zero waste bukan soal menjadi sempurna tanpa sampah, tetapi soal kesadaran untuk mengurangi dari diri sendiri. Jika setiap orang mau memulai dari kebiasaan kecil, dampaknya akan terasa secara kolektif,” kata Balqis dalam Program Green Radio RRI Entikong, Sabtu 21 Februari 2026.
Ia menjelaskan bahwa banyak orang merasa gerakan ini sulit karena membayangkan perubahan besar sekaligus. Padahal, baginya langkah sederhana seperti membawa tas belanja sendiri sudah menjadi kontribusi nyata.
“Menolak kantong plastik dan membawa perlengkapan pribadi adalah bentuk tanggung jawab yang nyata. Kebiasaan itu terlihat kecil, tetapi memiliki efek berantai bagi lingkungan,” ujarnya.
Balqis mengatakan konsistensi menjadi tantangan terbesar dalam menerapkan gaya hidup minim sampah. Tanpa komitmen jangka panjang, perubahan hanya akan bertahan sementara.
“Bumi tidak membutuhkan satu orang yang hidup zero waste secara sempurna. Bumi membutuhkan banyak orang yang mau mencoba dan konsisten,” ucapnya.
Balqis berharap masyarakat tidak menunggu regulasi untuk mulai berubah. Kesadaran individu dinilai menjadi titik awal terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....