Bagaimana Menyikapi Musibah dan Ujian Kehidupan
- 06 Feb 2026 10:39 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Berbagai musibah dan ujian kehidupan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan hidup manusia. Cara seseorang menyikapi peristiwa tersebut menjadi cerminan dari kekuatan iman dan keteguhan hati dalam menjalani kehidupan.
Pelaksana KUA Kecamatan Tayan Hilir, Suparwanto menyampaikan, setiap kejadian yang menimpa manusia merupakan ketentuan Allah SWT yang tidak dapat dihindari. Ia menegaskan bahwa keyakinan terhadap takdir adalah landasan utama bagi seorang Muslim dalam menyikapi realitas kehidupan.
“Takdir Allah SWT pasti akan terjadi kepada kita semuanya, kapan saja waktunya, baik dalam keadaan senang maupun susah. Ini merupakan bagian dari keimanan seorang Muslim dan Mukmin untuk senantiasa meyakini ketentuan Allah SWT,” ujarnya dalam program Mutiara Pagi RRI Entikong, Jumat 6 Februari 2026.
Ia menjelaskan, takdir yang datang dalam bentuk kebaikan hendaknya disambut dengan rasa syukur dan kelapangan hati. Sementara itu, ketika kesulitan atau keadaan yang tidak menyenangkan terjadi, sikap menerima dan bersabar menjadi bagian dari keimanan.
“Apabila takdir Allah SWT menghendaki kebaikan kepada kita, maka kita tanamkan hati dengan berbesar hati. Sebaliknya, jika takdir itu menimpa keadaan yang susah dan tidak menyenangkan, maka sebagai seorang Muslim kita harus menerimanya,” jelasnya.
Suparwanto mengingatkan bahwa sikap hati manusia sangat menentukan arah perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai bahwa tanpa pengendalian hati, seseorang mudah terjerumus pada perbuatan yang merusak diri.
“Kalau saat ini pemikiran kita masih belum baik, maka rubahlah agar tidak mengalami kemaksiatan yang merusak hati. Karena kondisi hati itu nantinya akan berimplementasi dalam kehidupan, baik di dunia maupun sampai ke akhirat,” ungkapnya.
Melalui pemahaman tentang pentingnya menerima takdir Allah SWT dengan lapang dada, masyarakat diharapkan mampu menghadapi setiap musibah secara bijaksana. Dengan memperkuat iman, menjaga hati, dan terus berusaha memperbaiki diri, kehidupan yang tenang dan diridhai Allah SWT dapat terwujud secara menyeluruh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....