Kepala TK ABA Pastikan Seluruh Siswa Terima MBG
- 24 Jul 2026 21:05 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Kepala TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Sanggau Permai, Sri Istini mengatakan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau seluruh peserta didik di sekolahnya sejak Januari 2026. Program tersebut diberikan kepada anak dari jenjang Tempat Penitipan Anak (TPA), Kelompok Bermain (KB), hingga Taman Kanak-kanak (TK).
"Baru tahun ini mulai bulan Januari 2026 kita dapat di semester kedua dan ini tahun ajaran baru alhamdulillah langsung bisa didistribusikan kepada anak-anak. Semuanya dapat, dari anak TPA, KB, sampai ke TK semuanya dapat," ujar Sri Istini, Jumat 24 Juli 2026.
Ia menyebut, jumlah penerima manfaat MBG di sekolahnya mencapai sekitar 75 anak, terdiri atas sekitar 20 anak TPA, enam anak KB, dan sekitar 50 anak TK. Menurutnya, cakupan tersebut mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak sekaligus membiasakan pola makan sehat sejak usia dini.
"Kalau menu sebenarnya sesuai karena sudah bervariasi. Ada telur, ada ayam, ada sayur, buah, cuma mungkin masukan buat MBG juga harus lebih sering bervariasi lagi, karena anak PAUD tidak hanya sekadar kenyang, tetapi juga membangun mood dan keinginan mencoba makanan baru supaya mereka lebih semangat makan dan tidak cepat bosan," katanya.
Sri mengatakan, sekolah masih menemukan sebagian anak yang belum langsung mengonsumsi makanan MBG, terutama peserta didik baru yang masih terbiasa dengan makanan dari rumah. Namun, kondisi tersebut mulai berkurang seiring proses adaptasi dan pendampingan yang dilakukan guru di sekolah.
"Di awal memang ada anak yang masih terbiasa dengan masakan rumah. Karena itu kami sudah menyosialisasikan kepada orang tua bahwa sekolah mendapat MBG sehingga anak boleh membawa bekal kosong. Jika ada yang belum mau makan, guru membantu memindahkan makanan MBG ke bekal yang dibawa agar anak tetap bersedia mengonsumsinya," jelasnya.
Ia berharap, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis terus ditingkatkan, terutama dari sisi variasi menu agar lebih menarik bagi anak usia dini. Ia menilai, dukungan penyelenggara program, sekolah, dan orang tua menjadi faktor penting agar tujuan pemenuhan gizi sekaligus pembentukan kebiasaan makan sehat pada anak dapat tercapai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....