Sejumlah Dapur SPPG Ditutup, Dinkes Sanggau Buka Suara

  • 03 Apr 2026 21:34 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau menyatakan tidak memiliki keterkaitan langsung dengan penutupan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belakangan menjadi sorotan. Informasi terkait penutupan tersebut justru lebih banyak diperoleh dari pemberitaan media.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Sanggau, Stepanus Jonedi menyampaikan, Dinkes memiliki sejumlah peran penting terkait pengawasan tempat pengelolaan makanan. Peran tersebut mencakup inspeksi kesehatan lingkungan hingga pelatihan bagi pengelola makanan.

“Kami tidak mendengar secara langsung soal penutupan itu dari internal. Informasi yang kami terima justru berasal dari media,” ujar Stepanus Jonedi pada Jumat, 3 April 2026.

Selain itu, dinas kesehatan juga melakukan pengambilan sampel makanan untuk memastikan kelayakan konsumsi. Hasil pengujian tersebut menjadi dasar dalam penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

“Kami hanya berwenang menilai kelayakan dari aspek kesehatan. Tidak ada rekomendasi penutupan dari kami,” tegasnya.

Ia menambahkan, Dinkes juga memiliki tim gerak cepat untuk mengantisipasi kejadian luar biasa seperti keracunan makanan. Tim ini bertugas melakukan respons dini jika ditemukan indikasi masalah kesehatan di lapangan.

“Kemungkinan ada persyaratan lain di luar bidang kesehatan yang menjadi dasar penutupan. Untuk detailnya, kami juga belum memahami sepenuhnya,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....