Rupiah Melemah, Program 3 Juta Rumah di Sanggau Aman
- 20 Jun 2026 20:25 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong – Kenaikan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat belum berdampak signifikan terhadap harga material bangunan untuk mendukung Program Tiga Juta Rumah di Kabupaten Sanggau. Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau, Aswin Khatib mengatakan, sebagian besar bahan bangunan yang digunakan merupakan produk dalam negeri sehingga harganya masih relatif terjangkau.
“Kalau soal material sebenarnya pengaruh rendahnya nilai rupiah dan meningkatnya nilai dolar pasti ada. Tetapi barang-barang yang kita gunakan sebagian besar merupakan produksi dalam negeri,” kata Aswin saat ditemui di Sanggau, Sabtu 20 Juni 2026.
Ia menjelaskan, kebutuhan material seperti semen, batako, dan pasir masih dipasok dari dalam negeri sehingga kenaikan kurs dolar tidak memberikan dampak yang terlalu besar terhadap harga. Menurutnya, kondisi tersebut membuat biaya pembangunan rumah masih dapat disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang telah direncanakan.
“Kalau harga semen, batako, pasir, karena produksi dalam negeri semuanya, dampaknya ada tetapi tidak begitu signifikan. Masih bisa dijangkau,” ungkapnya.
Aswin menyampaikan, pemerintah daerah bersama instansi terkait akan menyesuaikan spesifikasi dan harga perkiraan dalam perencanaan pembangunan rumah. Langkah tersebut dilakukan agar pelaksanaan Program Tiga Juta Rumah tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
“Mungkin pada saat kawan-kawan dari dinas terkait merencanakan spesifikasi atau harga perkiraan sendiri, itu disesuaikan dengan kondisi sebelumnya,” ucapnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan Program Tiga Juta Rumah di Kabupaten Sanggau akan mengikuti target program strategis nasional hingga tahun 2030. Ia berharap, program tersebut mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian yang layak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....