Dinkes Kalbar Ungkap Kendala Program Cek Kesehatan Gratis
- 13 Jun 2026 20:22 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kalimantan Barat masih menghadapi sejumlah kendala sejak diluncurkan pada 2025. Kepala Seksi Tata Kelola Kesehatan Masyarakat, Promosi Kesehatan dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Budi Hariansyah mengungkapkan kendala tersebut menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan cakupan layanan kesehatan masyarakat.
"Salah satu kendala awal adalah pemahaman tenaga kesehatan terkait pelaksanaan CKG. Masih ada anggapan bahwa data CKG sama dengan data pemeriksaan rutin di Puskesmas," ujar Budi Hariansyah di Sanggau pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Pihaknya terus melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada tenaga kesehatan di seluruh wilayah Kalimantan Barat termasuk di Kabupaten Sanggau. Langkah ini dilakukan agar pelaksanaan CKG berjalan sesuai ketentuan program nasional.
"Kendala lainnya berkaitan dengan kebutuhan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP). Saat program diluncurkan, dukungan BMHP khusus untuk CKG belum tersedia dari kementerian," katanya.
Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat puskesmas harus memanfaatkan persediaan BMHP yang telah dialokasikan untuk pelayanan kesehatan reguler. Situasi ini menjadi tantangan dalam pelaksanaan program di lapangan.
"BMHP yang ada di puskesmas sebenarnya sudah memiliki peruntukan tersendiri. Karena itu perlu pengaturan agar pelayanan rutin dan CKG tetap dapat berjalan," jelasnya.
Meski menghadapi berbagai kendala, ia menyebut, pelaksanaan CKG di wilayah Kalimantan Barat tetap berjalan secara bertahap. Ia berharap dukungan sarana dan pemahaman petugas terus meningkat sehingga target pemeriksaan kesehatan masyarakat dapat tercapai secara optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....