Sanggau Potensial Jadi Daerah Penghasil Komoditas Jagung
- 09 Okt 2025 15:30 WIB
- Entikong
KBRN, Entikong: Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPHP) Kabupaten Sanggau, Kubin mengatakan, kabupaten memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor komoditas jagung. Hal itu dibuktikan dari hasil pengembangan jagung program ketahanan pangan Polri yang dilaksanakan Polres Sanggau dijajaran Polsek dengan sistem demplot.
Kubin menyampaikan, potensi lahan yang ada di Kabupaten Sanggau sangat mendukung program intensifikasi tanaman jagung. Untuk itu, program ini akan difokuskan pada peningkatan luas tanam dan hasil panen per hektare.
“Hasil panen jagung dari lahan demplot yang dikembangkan Polres dan kelompok tani, rata-rata empat sampai lima ton. Ini sudah masuk dalam kategori produktif,” ungkap Kubin, Kamis (9/10/2025).
| Baca juga: Tak Diambil Penerima, Paket MBG Dialihkan |
Untuk menggerakan program ketahanan pangan yang mejadi bagian dari Asta Cita Presiden ini, kata Kubin, Dinas KPTPHP sendiri telah menyiapkan berbagai skema dukungan bagi para petani di Sanggau. Dukungan tersebut mencakup penyediaan benih unggul dan pendampingan teknis budidaya jagung yang baik dan benar.
"Kabupaten Sanggau memiliki potensi lahan yang luar biasa untuk jagung, dan ini harus kita manfaatkan semaksimal mungkin. Kami siap memberikan dukungan penuh, mulai dari penyediaan bibit hingga pelatihan agar petani bisa mencapai hasil panen optimal," ujarnya.
Ia menjelaskan, keberhasilan panen jagung dari beberapa daerah di Sanggau tidak hanya meningkatkan pendapatan petani. Namun juga akan menjamin ketersediaan pakan ternak di tingkat daerah, yang merupakan industri pendukung utama.
"Pengembangan jagung ini merupakan langkah strategis untuk mengamankan stok pakan ternak di Sanggau. Jika pakan aman, maka peternak tidak akan kesulitan, dan harga komoditas daging di pasar lokal pun akan lebih stabil," tuturnya.
Untuk memastikan program ini berjalan lancar, Kubin mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi. Keterlibatan aktif dari petani, penyuluh, dan pihak swasta sangat dibutuhkan.
Melalui kerja sama yang solid, diharapkan, Sanggau dapat bertransformasi menjadi sentra produksi jagung di Kalimantan Barat. Hal ini sekaligus mewujudkan kemandirian dan kekuatan ekonomi lokal.
“Kami yakin apabila semua desa yang skarang mulai menanam ditambah demplot jagung Polres, hasilnya bisa menghantarkan Kabupaten Sanggau menjadi salah satu daerah penghasil jagung terbanyak di Kalbar,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....