Golo Mori Sunset Run 2026 Targetkan 500 Peserta, Angkat Sport Tourism
- 08 Agt 2026 15:13 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Kawasan The Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menggelar ajang sport tourism Golo Mori Sunset Run 2026 yang akan digelar pada 22 Agustus 2026 mendatang. Tahun ini merupakan kali kedua event berlangsung, dengan mengusung tema #BeyondTheLimits dengan kategori Fun Run 5K dan Fun Walk 2,5K yang terbuka bagi pelajar, kategori umum, dan dewasa.
General Manager The Golo Mori, Wahyuaji Munarwiyanto, mengatakan penyelenggaraan Golo Mori Sunset Run tidak hanya bertujuan menghadirkan pengalaman berlari di kawasan wisata, tetapi juga melibatkan masyarakat lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata.
“Kami ingin masyarakat sekitar ikut merasakan pengalaman di Golo Mori, baik yang hobi berlari maupun berjalan santai. Selain itu, kami juga melibatkan masyarakat lokal dalam penyelenggaraan acara dan berharap kegiatan ini memberikan dampak positif bagi promosi pariwisata serta ekonomi masyarakat,” kata Wahyuaji dalam konferensi pers di Labuan Bajo, Jumat 7 Agustus 2026.
Dirinya juga menyampaikan, berbeda dengan tahun lalu, penyelenggara memperluas keterlibatan pelaku UMKM melalui program calling tenant. Para peserta dan pengunjung nantinya dapat menikmati berbagai produk lokal yang telah dikurasi agar sesuai dengan karakter acara.
Menurut Wahyuaji, rute Golo Mori memiliki tantangan tersendiri karena didominasi kontur berbukit dengan panorama laut dan matahari terbenam. Namun, justru karakter tersebut menjadi daya tarik utama yang membedakan GMSR dari event lari lainnya.
“Yang kami jual adalah pengalaman berwisata sambil berolahraga. Ini bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi bagaimana peserta menikmati keindahan alam Golo Mori dengan tantangan lintasan berbukit yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Penyelenggara menargetkan sekitar 500 peserta pada tahun ini. Hingga penutupan pendaftaran pada akhir Juli, tercatat 464 peserta telah mendaftar melalui platform resmi. Jumlah tersebut diperkirakan bertambah melalui peserta undangan sehingga total peserta mencapai sekitar 500 hingga 510 orang. Panitia juga membuka kesempatan last call pendaftaran hingga 17 Agustus 2026, dengan kuota terbatas menyesuaikan ketersediaan race pack.
Salah satu pelari dari komunitas Komodo Runners, Febria Lazuardi, menilai Golo Mori memiliki daya tarik yang sulit ditemukan di lokasi lain. Menurutnya, perpaduan lintasan berbukit, panorama laut, dan suasana matahari terbenam menciptakan pengalaman berlari yang berbeda.
“Yang paling khas di Golo Mori itu ambient-nya. Saat berlari di bukit dengan pemandangan laut dan sunset, rasa lelah seperti terbayar oleh keindahan alam. Itu yang membuat pengalaman larinya berbeda,” katanya.
Ia juga menyampaikan, komunitas pelari lokal turut berperan dalam menguji rute dan memberikan masukan teknis agar peserta dapat menikmati momen golden hour sekaligus meminimalkan risiko selama perlombaan.
Sementara itu, peserta Golo Mori Sunset Run tahun lalu, Etha Djemali, mengajak masyarakat, khususnya perempuan, untuk tidak ragu mengikuti ajang tersebut. Menurutnya, tantangan lintasan dapat dihadapi dengan latihan rutin dan penguatan otot.
“Kalau mau ikut race seperti ini, jangan hanya latihan lari. Tubuh juga perlu istirahat dan strength training supaya lebih siap menghadapi rute yang menantang,” ungkapnya.
Dukungan terhadap penyelenggaraan GMSR juga datang dari Bank NTT Cabang Labuan Bajo. Perwakilan Bank NTT, Roy Nalle, mengatakan pelibatan UMKM binaan menjadi salah satu upaya memperluas promosi produk lokal kepada peserta dari berbagai daerah, termasuk wisatawan mancanegara.
“UMKM binaan Bank NTT tidak hanya berjualan, tetapi juga memperkenalkan produk mereka kepada peserta dari luar daerah bahkan luar negeri. Harapannya kegiatan ini terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kemajuan daerah serta UMKM di Manggarai Barat,” kata Roy.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....