Enam Penyelam Selamat setelah Terseret Arus Perairan Sikka

  • 06 Okt 2026 10:13 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh enam penyelam yang sempat terseret arus kuat di perairan Pulau Panga Batang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, dalam kondisi selamat. Empat penyelam yang tergabung dalam Tim 2 sempat dinyatakan hilang setelah tidak kembali ke permukaan saat penyelaman pada Minggu, 4 Oktober 2026.

Keenam penyelam tersebut terdiri dari dua dive guide asal Indonesia dan empat wisatawan mancanegara, yakni warga Belanda, Austria, serta dua warga Irlandia. Mereka melakukan penyelaman sekitar pukul 10.00 WITA di perairan Pulau Panga Batang yang berjarak sekitar 16,6 mil laut dari Pelabuhan Wuring, Maumere.

Laporan kondisi membahayakan manusia itu diterima Kantor SAR Maumere pada Minggu sekitar pukul 14.10 WITA dari Riana selaku tour guide. Saat kejadian, arus laut di lokasi cukup kuat sehingga rombongan penyelam terpisah menjadi dua tim.

Tim 1 yang terdiri atas dive guide WNI Maria Rosa Hariana Djaa dan penyelam asal Belanda, Bart Hazes, berhasil kembali ke permukaan dengan selamat. Sementara Tim 2 yang terdiri atas dive guide WNI Frederik Horimpun serta tiga penyelam asal Austria dan Irlandia diduga terseret arus.

Penyelam asal Austria, Patricia Retter, lebih dahulu ditemukan pada Minggu sekitar pukul 16.30 WITA oleh Tim SAR Gabungan bersama nelayan. Ia ditemukan selamat di perairan antara Pulau Babi dan Nangahale.

Memasuki hari kedua operasi pada Senin, 5 Oktober 2026, Tim SAR Gabungan kembali menyisir lokasi menggunakan KN SAR Puntadewa 250, Speed Polair KP Sukur, Sea Rider KN SAR Puntadewa, dan Rubber Boat Kantor SAR Maumere. Pencarian juga didukung unsur Lanal Maumere, Ditpolair Polda NTT, Satpolair Polres Sikka, TNI, Polri, serta nelayan.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, mengatakan dua penyelam asal Irlandia ditemukan pada pukul 09.00 WITA dalam kondisi selamat. Dervla Mulligan dan Darragh Mc Kierna ditemukan pada koordinat 08°32'23.83" LS dan 122°26'04.114" BT, sekitar 3,17 mil laut dari lokasi kejadian.

Lima menit kemudian, pada pukul 09.05 WITA, Speed Polair KP Sukur menemukan Frederik Horimpun yang merupakan dive guide sekaligus tour guide Tim 2. Ia ditemukan dalam kondisi selamat pada koordinat 08°33'37.61" LS dan 122°26'10.13" BT, sekitar 4,21 mil laut dari lokasi kejadian.

Dengan ditemukannya seluruh penyelam yang sebelumnya dilaporkan terseret arus, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup pada Senin. Seluruh enam orang dalam rombongan, terdiri atas satu WNA Belanda, satu WNA Austria, dua WNA Irlandia, serta dua WNI, dipastikan selamat.

Keberhasilan operasi tersebut tidak lepas dari koordinasi dan sinergi seluruh unsur SAR Gabungan yang terlibat sejak laporan diterima. Selain Basarnas, pencarian mendapat dukungan nelayan, TNI, dan Polri untuk memastikan seluruh penyelam dapat ditemukan dan dievakuasi dengan selamat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....