Pengungsi Gempa Sikka Melonjak Jadi 15.093 Jiwa
- 22 Agt 2026 08:25 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Jumlah warga yang mengungsi akibat gempa bumi tektonik di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, melonjak pada hari keenam penanganan bencana, Kamis, 20 Agustus 2026. Data terbaru Posko Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik Kabupaten Sikka mencatat sebanyak 15.093 jiwa kini berada di lokasi pengungsian.
Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat 11.862 jiwa. Kenaikan juga terjadi pada jumlah kepala keluarga (KK) terdampak, dari 3.285 KK menjadi 4.020 KK.
Dari total pengungsi tersebut, sebanyak 1.299 jiwa dari 397 KK menempati pusat pengungsian di Gelora Samador. Sementara 13.794 jiwa dari 3.623 KK lainnya memilih mengungsi secara mandiri yang tersebar di sembilan kecamatan.
Pengungsi mandiri terbanyak berada di Kecamatan Kangae dengan 3.213 jiwa dari 1.036 KK, disusul Palue sebanyak 3.691 jiwa dari 1.000 KK. Selanjutnya Alok tercatat 3.106 jiwa dari 877 KK, Nita 1.895 jiwa dari 351 KK, Talibura 1.812 jiwa dari 409 KK, Alok Barat 965 jiwa dari 201 KK, Bola 210 jiwa dari 72 KK, Hewokloang 135 jiwa dari 54 KK, serta Alok Timur 66 jiwa dari 19 KK.
Selain jumlah pengungsi, kerusakan rumah warga juga terus terdata oleh Posko Tanggap Darurat. Hingga Kamis, tercatat 3.295 unit rumah mengalami kerusakan, terdiri atas 943 unit rusak berat, 1.773 unit rusak ringan, dan 579 unit rusak sedang.
Gempa juga berdampak terhadap fasilitas publik di sejumlah wilayah Kabupaten Sikka. Sebanyak 225 fasilitas umum mengalami kerusakan, meliputi 30 bangunan pemerintah, 36 fasilitas kesehatan, 88 fasilitas pendidikan, 13 ruas jalan, delapan unit prasarana, dan 50 rumah ibadah.
Sementara itu, jumlah korban akibat bencana gempa tercatat 65 orang. Rinciannya enam orang meninggal dunia, 25 orang mengalami luka berat, 28 orang luka ringan, dan enam orang lainnya masih masuk dalam kategori korban terdampak.
Posko Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik Kabupaten Sikka terus memperbarui data kebencanaan sebagai dasar penanganan dan penyaluran bantuan. Pada Kamis, arus bantuan bagi warga terdampak juga masih berlangsung untuk memenuhi kebutuhan pengungsi yang jumlahnya terus berubah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....