Bantuan Perantauan Mengalir, 633 Koli Tiba di Maumere
- 10 Sep 2026 09:18 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Solidaritas dari berbagai daerah kembali mengalir ke Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, bagi masyarakat terdampak bencana. Bantuan datang dari Kabupaten Nunukan, Makassar, dan keluarga besar masyarakat Flores di perantauan melalui jalur laut menggunakan KM Lambelu milik PT PELNI.
Kapal tersebut merapat di Pelabuhan Laurentius Say Maumere pada Rabu 9 September 2026 sekitar pukul 03.00 WITA. Kedatangan KM Lambelu menjadi salah satu pintu masuk penting bagi distribusi bantuan kemanusiaan menuju masyarakat terdampak bencana di wilayah NTT.
Sedikitnya 633 koli bantuan diturunkan dari kapal dan berasal dari tiga sumber utama. Bantuan tersebut selanjutnya diterima, dicatat, diamankan, serta dipersiapkan untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS Kabupaten Nunukan mengirimkan 147 koli bantuan yang diperuntukkan bagi PMI Cabang Sikka. Sementara itu, Golkar mengirimkan 200 koli dalam bentuk jumbo bag berisi teh, sarden, biskuit, Energen, sereal, dan susu untuk kemudian diterima Kodim 1603/Sikka.
Garda Flobamora Makassar turut mengirimkan 286 koli bantuan yang terdiri atas 180 karung beras, 75 dus sembako, enam dus makanan ringan, perlengkapan mandi, biskuit, perlengkapan bayi, serta 19 karung pakaian. Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan masyarakat perantauan bagi warga yang masih menghadapi dampak bencana.
Proses penanganan bantuan tidak berhenti setelah barang diturunkan dari kapal, tetapi dilanjutkan ke gudang dan titik penerimaan untuk dikemas serta disalurkan. Di Gudang Cosik, bantuan dari keluarga besar Flores di Nunukan juga diterima sebanyak 76 koli dengan bobot sekitar 40 kilogram per karung.
Pada pagi yang sama, sekitar pukul 09.40 WITA, bantuan kembali tiba di Kantor BPBD Sikka, Jalan Mawar Nomor 28, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok. Sebanyak 3,6 ton beras dari Keluarga Besar Flores di Nunukan diterima untuk masyarakat terdampak gempa bumi dan diangkut menggunakan truk Satpol PP.
Pengamanan dilakukan Polres Sikka berdasarkan Surat Perintah Kapolres Sikka Nomor Sprin/343/VIII/Ops.2.1./2026 tanggal 31 Agustus 2026. Pengawasan mencakup proses penerimaan hingga mobilisasi bantuan untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan sasaran.
Kesiapsiagaan juga diperkuat melalui Satgas KRYD Penyangga Distribusi Bantuan Logistik Bencana Posko Aju Lanud Frans Seda Maumere. Dalam apel pengecekan di Lapangan Bandara Frans Seda Maumere pukul 08.00 WITA, 38 dari 46 personel sesuai surat perintah hadir, sementara delapan lainnya melaksanakan tugas.
Arus bantuan dari Nunukan dan Makassar menunjukkan bahwa penanganan bencana di Sikka melibatkan banyak pihak, mulai dari masyarakat, organisasi, pemerintah, TNI, Satpol PP hingga kepolisian. Bantuan yang datang melalui laut itu kini harus terus bergerak agar tidak sekadar menjadi tumpukan logistik, melainkan benar-benar sampai kepada warga yang terdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....