Pelindo Ende-Ippi Dukung Pembatasan Penumpang Kapal demi Keselamatan

  • 30 Sep 2026 12:54 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - General Manager PT Pelindo Cabang Ende-Ippi, Jumhari Nasrun, Rabu, 30 September 2026 mengatakan Pelindo mendukung pembatasan penumpang kapal sebagai langkah regulator meningkatkan keselamatan pelayaran. Menurutnya, Pelindo berperan sebagai operator terminal, sedangkan pengawasan tiket dan kelaiklautan kapal menjadi kewenangan KSOP.

Dijelaskan, Pelindo menyiapkan terminal penumpang pasca gempa untuk mengantisipasi penyesuaian pembatasan penumpang yang ditetapkan regulator. Persiapan tersebut dilakukan bersamaan dengan sterilisasi dermaga guna memperketat akses menuju kapal selama proses keberangkatan.

"Sterilisasi diperlukan karena pemeriksaan kelaiklautan kapal menjadi kewenangan KSOP selaku regulator pelabuhan. Petugas KSOP juga memeriksa kesesuaian manifest penumpang serta kuota yang telah ditetapkan bagi perusahaan pelayaran." ujarnya Jumhari Nasrun.

Jumhari mengatakan pembatasan kuota merupakan bagian dari upaya memastikan fasilitas keselamatan kapal sebanding dengan jumlah penumpang. "Kebijakan tersebut, dapat mendorong perusahaan pelayaran memperhatikan kecukupan fasilitas keselamatan sebelum mengangkut penumpang." katanya.

Pelindo juga mendukung audit yang dilakukan regulator untuk memastikan penerapan standar keselamatan berlangsung secara konsisten. Dukungan itu diberikan dengan tetap memisahkan kewenangan Pelindo sebagai operator terminal dan KSOP sebagai regulator pelabuhan.

Pembatasan penumpang tersebut merupakan dampak lanjutan dari insiden kapal Virgo Transport yang menjadi perhatian pemerintah. Pemerintah kemudian memperketat pengawasan keselamatan pelayaran, termasuk melalui pengaturan kuota penumpang pada sejumlah perusahaan pelayaran.

Menjelang periode Natal dan Tahun Baru, Pelindo Ende-Ippi mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat yang membutuhkan transportasi laut. Penyesuaian kuota dapat dilakukan kembali apabila hasil evaluasi menunjukkan rasio keselamatan dan jumlah penumpang telah memenuhi ketentuan.

Evaluasi juga mempertimbangkan muatan kendaraan jenis RORO agar tidak mengganggu stabilitas kapal selama pelayaran. Pelindo menyatakan kesiapan terminal menjadi bagian penting dalam mendukung penerapan kebijakan keselamatan tersebut.

"Kami mengimbau masyarakat tidak membeli tiket secara mendadak karena ketersediaan kursi dapat berubah mengikuti kebijakan regulator. Masyarakat juga diminta meningkatkan perencanaan perjalanan serta memanfaatkan aplikasi pemesanan tiket yang tersedia secara daring." ucap Jumhari Nasrun.

Menurut Jumhari, sebagian masyarakat di wilayah timur masih menghadapi kendala dalam penggunaan aplikasi pemesanan tiket secara daring. Karena itu, koordinasi bersama KSOP dan perusahaan pelayaran terus dilakukan untuk mempercepat penyediaan informasi keberangkatan.

Pelindo mengingatkan calon penumpang datang dua hingga tiga jam sebelum jadwal keberangkatan untuk menjalani pemeriksaan. Pemeriksaan akan dilakukan secara lebih ketat oleh regulator, termasuk pengecekan tiket, manifest, serta kondisi penumpang.

Akses menuju kapal juga diperketat dengan membatasi orang tanpa tiket yang hendak mengantar keluarga sampai dermaga. Penumpang yang memiliki tiket diperbolehkan melanjutkan proses hingga kapal setelah melewati pemeriksaan petugas berwenang.

Selain penumpang, pengawasan juga diarahkan kepada pengguna jasa ekspedisi untuk memastikan jumlah muatan sesuai ketentuan keselamatan. Pelindo telah memasang sejumlah rambu untuk mengingatkan pelaku usaha mengenai larangan muatan berlebih dan berdimensi tidak sesuai.

Pengetatan tersebut diharapkan membuat seluruh pengguna jasa memahami batas keselamatan sebelum aktivitas pelayaran berlangsung. Pelindo Ende-Ippi memastikan kesiapan fasilitas terminal berjalan seiring dengan pengawasan regulator menjelang periode Natal dan Tahun Baru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....