Bawaslu Manggarai Awasi Akurasi Data Pemilih Berkelanjutan
- 30 Sep 2026 13:03 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai — Bawaslu Kabupaten Manggarai memastikan enam data pemilih yang telah meninggal dunia ditindaklanjuti KPU Manggarai dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III 2026, Selasa 29 September 2026. Keenam data tersebut sebelumnya disampaikan Bawaslu sebagai saran perbaikan berdasarkan informasi yang diperoleh dari BPBD Manggarai.
Ketua Bawaslu Manggarai, Fortunatus H. Manah, mengatakan pengawasan PDPB tetap dilakukan meski wilayah Manggarai menghadapi situasi bencana gempa. Menurut dia, Bawaslu berkoordinasi dengan BPBD untuk memperoleh data warga yang meninggal akibat gempa, kemudian menyampaikannya kepada KPU sebagai bahan perbaikan data pemilih. “Hari ini kami ingin memastikan seluruh saran perbaikan yang kami sampaikan telah ditindaklanjuti oleh KPU Manggarai melalui aplikasi Sidalih,” kata Fortunatus.
Dalam proses pemutakhiran pada triwulan ketiga, Bawaslu dan KPU Manggarai juga sepakat tidak melakukan Coklit Terbatas maupun uji petik terhadap data pemilih karena mempertimbangkan kondisi bencana gempa. Anggota Bawaslu Manggarai, Marselina Lorensia, mengatakan perubahan data pemilih tetap terjadi dari satu pleno ke pleno berikutnya. Ia menyebut enam pemilih yang disampaikan sebagai saran perbaikan telah dilengkapi surat keterangan kematian dan seluruhnya telah ditindaklanjuti KPU.
Marselina berharap koordinasi antarp penyelenggara pemilu dan dengan pemangku kepentingan terkait terus diperkuat untuk menjaga kualitas data pemilih. Menurut dia, pembaruan data secara berkala penting agar daftar pemilih tetap mengikuti kondisi faktual masyarakat, termasuk ketika terjadi perubahan akibat bencana.
Rapat pleno tersebut dihadiri perwakilan Polres Manggarai, Kodim 1612/Manggarai, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah, serta sejumlah perwakilan partai politik tingkat Kabupaten Manggarai. Proses pemutakhiran PDPB menjadi bagian dari kerja berkelanjutan penyelenggara pemilu dalam menjaga akurasi data pemilih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....