Jelang Pilkades Ngada, Panitia Golewa Selatan Perkuat Koordinasi dan Pengawasan
- 22 Sep 2026 12:40 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ngada - Panitia Pilkades Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada, memperkuat koordinasi dan pengawasan terhadap panitia di tingkat desa menjelang Pilkades serentak 12 November 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai SOP dan regulasi yang telah ditetapkan.
Panitia Pilkades Kecamatan Golewa Selatan, Fransiskus X. Jawa, mengatakan panitia kecamatan memiliki fungsi koordinasi dan pengawasan selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung. Ia menyampaikan hal tersebut saat diwawancarai RRI Ende, Senin 21 September 2026.
Ia menjelaskan, sejak awal pelaksanaan hingga tahapan saat ini, panitia Pilkades di tingkat desa terus melakukan koordinasi secara berjenjang dengan panitia kecamatan. Setiap persoalan atau hal yang membutuhkan penjelasan terlebih dahulu dikoordinasikan agar keputusan yang diambil tetap mengacu pada ketentuan.
Ia menegaskan, Koordinasi juga dilakukan bersama Camat Golewa Selatan dan staf kecamatan. Panitia kecamatan juga terus berkonsultasi dengan pihak terkait di tingkat kabupaten untuk mencegah kesalahan dalam pelaksanaan tahapan Pilkades.
Ia menuturkan, kerja sama antara panitia kecamatan, pemerintah kecamatan, dan panitia desa selama proses berlangsung berjalan dengan baik. Koordinasi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga agar setiap tahapan tetap terkendali dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Di Kecamatan Golewa Selatan, dari sembilan desa penyelenggara Pilkades 2026, tujuh desa telah memiliki calon kepala desa tetap dan telah melaksanakan penarikan nomor urut pada 17 September 2026. Tujuh desa itu adalah Kezewea, Were VI, Bobawa, Kezewea Satu, Were III, Sadha Satu, dan Were V, ujarnya.
| Baca juga: Longsor Putus Akses Jalan di Wolongizu Ngada |
Menurutnya, Desa Takatunga Satu dan Desa Hogobelang masih menjalani perpanjangan waktu selama 12 hari untuk penerimaan dan pendaftaran calon kepala desa. Perpanjangan tersebut dilakukan karena kedua desa baru memiliki satu calon yang mendaftarkan diri.
Ia menambahkan, untuk mengingatkan panitia Pilkades tingkat desa agar menjalankan fungsi dan tugas sesuai SOP serta regulasi yang berlaku. Ia juga menekankan pentingnya menjaga netralitas seluruh panitia karena Pilkades di Kabupaten Ngada tahun ini berlangsung serentak di 98 desa.
Fransiskus berharap panitia Pilkades tingkat desa tetap menjaga netralitas serta menjalankan tugas sesuai SOP dan regulasi yang berlaku. dan berharap koordinasi antara panitia desa, panitia kecamatan, pemerintah kecamatan, dan panitia kabupaten terus terjaga sehingga pelaksanaan Pilkades serentak berjalan aman dan terkendali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....