Air Wai Wu Mengalir ke Lewokoba, Harapan Baru Warga Lembata

  • 16 Sep 2026 22:53 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Mataram – Air dari sumber mata air Wai Wu di Desa Nubahaeraka, Kabupaten Lembata, kini mulai mengalir ke Kampung Lewokoba.

Aliran tersebut menjadi harapan baru bagi warga yang selama ini kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Akses air bersih itu dibangun melalui Program Desa Berdaya Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra).

Program tersebut dilaksanakan bersama Yayasan Payung Perjuangan Humanis (PAPHA) Indonesia di sekitar kawasan PLTP Atadei, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Jaringan perpipaan dari sumber Wai Wu menuju Lewokoba hingga Kampung Genek kini telah terpasang. Pekerjaan dilanjutkan dengan membenamkan pipa dan menyiapkan titik keran bagi warga.

Ketua Yayasan PAPHA Indonesia Cabang Lembata, Paulus Makarius Dolu, mengatakan pembenaman pipa dilakukan untuk melindungi jaringan dari kerusakan.

"Seluruh jaringan perpipaan sudah terpasang, mulai dari puncak menuju Lewokoba dan Genek, termasuk jaringan di dalam Kampung Lewokoba. Hari Jumat kami sudah mulai menggali dan membenamkan pipa dengan panjang sekitar 500 meter," ujar Paulus.

Menurut Paulus, pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat melalui gotong royong setiap Selasa dan Jumat.

Setelah pembenaman selesai, jaringan akan kembali diuji untuk memastikan aliran air berjalan optimal. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai pada September 2026.

Uji coba pada 31 Agustus 2026 menjadi momen penting bagi warga Lewokoba. Air dari sumber Wai Wu untuk pertama kalinya berhasil mengalir hingga ke permukiman.

Warga Lewokoba, Petrus Bala Wukak, mengatakan sebelumnya masyarakat mengandalkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Dulu kami susah sekali mendapatkan air karena harus menadah dan menunggu air hujan. Saya benar-benar merasakan masa-masa kelam itu. Sekarang, air sudah sampai di sini dan mengalir deras sekali. Kami sangat bersyukur," ungkap Petrus.

Tokoh Adat Lewokoba, Agus Bala Puhun, turut menyambut baik hadirnya jaringan air bersih yang dinilai memberikan harapan baru bagi masyarakat.

Manfaat jaringan tersebut juga diproyeksikan menjangkau warga Desa Nuba Atalojo dan Desa Atakore.

General Manager PLN UIP Nusra, RDW. Manurung, mengatakan pembangunan infrastruktur di sekitar kawasan ketenagalistrikan perlu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kami berharap sarana air bersih yang dibangun ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama-sama oleh warga, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang hingga generasi mendatang," kata Manurung.

Selain pembangunan sarana air bersih, Program Desa Berdaya di Atadei juga mencakup pemberdayaan ekonomi masyarakat.

PLN mendorong penguatan kelompok tani dan kelompok perempuan di Desa Nubahaeraka melalui kegiatan pendampingan.

Kolaborasi PLN UIP Nusra, Yayasan PAPHA Indonesia, pemerintah daerah, dan masyarakat diarahkan untuk memperluas akses air bersih sekaligus memperkuat pemberdayaan warga sekitar PLTP Atadei.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....