PT Freeport Indonesia Salurkan Bantuan Bagi Penanganan Bencana Gempa Bumi Flores

  • 02 Sep 2026 13:08 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi Flores terus mengalir. Kali ini, PT Freeport Indonesia (PTFI) menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai total Rp2,5 miliar untuk membantu korban gempa melalui Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis Presiden Direktur PTFI Tony Wenas kepada Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena di Ruang Rapat Gubernur NTT, Selasa, 1 Sepetember 2026. Bantuan berasal dari kontribusi perusahaan, donasi karyawan, serta dukungan melalui skema double match.

Tak hanya bantuan logistik, PTFI juga memperkuat respons kemanusiaan di sejumlah wilayah terdampak melalui kerja sama dengan Human Initiative (HI) di Kabupaten Nagekeo, Manggarai dan Manggarai Timur. Program tersebut mencakup pangan dan gizi, air bersih, sanitasi dan higiene, hunian, serta layanan kesehatan dasar.

Pada tahap tanggap darurat, sebanyak 700 paket bantuan yang terdiri dari Bedding Kits, Personal Hygiene Kits, Shelter Kit dan sembako telah disalurkan. PTFI juga mendukung pembangunan lima hunian sementara (huntara) dan empat sekolah darurat, serta menyalurkan bantuan melalui PMI berupa 300 paket masing-masing untuk Hygiene Kit, Sembako, Shelter Kit dan Bedding Kit dengan nilai sekitar Rp500 juta.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian PTFI terhadap masyarakat Flores. Menurutnya, dukungan dunia usaha menjadi bagian penting dari semangat gotong royong untuk memenuhi kebutuhan warga sekaligus mempercepat pemulihan pascabencana.

Gubernur berharap kolaborasi PTFI tidak berhenti pada masa tanggap darurat, tetapi berlanjut melalui pendampingan terhadap fasilitas publik yang mengalami kerusakan. “Bukan hanya untuk tanggap darurat, tetapi juga untuk memastikan masyarakat dan fasilitas pelayanan publik bisa kembali normal,” ujar Melki.

Sementara itu, Tony Wenas mengungkapkan bahwa PTFI telah mengirimkan tim kemanusiaan ke NTT sejak 22 Agustus 2026. Tim yang terdiri dari dua dokter, satu paramedis dan tiga rescuer tersebut bertugas hingga 30 Agustus untuk membantu proses penyelamatan dan pelayanan kesehatan.

Selama berada di lapangan, tim PTFI telah memberikan pelayanan kepada hampir 500 orang. Tony mengatakan kedekatan dan rasa persaudaraan masyarakat di kawasan timur Indonesia turut mendorong PTFI untuk hadir membantu warga Flores yang sedang menghadapi masa sulit.

Menurut Tony, bantuan tersebut diberikan dengan niat tulus untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mengajak lebih banyak perusahaan ikut mengambil bagian dalam penanganan bencana. “Kami bawa dengan satu niat yang tulus untuk membantu sesama kita dan bisa kemudian memicu perusahaan-perusahaan yang lain untuk ikut melakukan hal seperti ini,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....