Komunitas Relawan Nabire Salurkan Logistik untuk Korban Gempa Flores
- 05 Sep 2026 09:30 WIB
- Ende
RRI CO.ID, Manggarai – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat di perantauan. Kali ini, solidaritas datang dari Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, melalui penyaluran bantuan logistik bagi warga terdampak di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Selasa 1 September 2026.
Gempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada Sabtu 15 Agustus lalu menimbulkan dampak di sejumlah wilayah. Kerusakan rumah dan fasilitas umum membuat sebagian masyarakat masih membutuhkan dukungan selama masa tanggap darurat dan pemulihan.
Merespons kondisi tersebut, Komunitas Peduli Nabire (Kopena) berkolaborasi dengan Pemuda Flobamora Nabire dan Pemuda Katolik Kabupaten Nabire menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak gempa di Manggarai dan Manggarai Timur.
Bantuan diserahkan langsung oleh perwakilan relawan dari Nabire, Gery dan Abrahama Agapa, bersama jaringan relawan Pemuda Katolik Kabupaten Manggarai. Paket bantuan berisi sejumlah kebutuhan pokok, di antaranya beras, minyak goreng, telur, dan mi instan untuk membantu memenuhi kebutuhan harian warga di lokasi pengungsian.
Perwakilan tim relawan, Gery, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk empati dan solidaritas masyarakat Nabire terhadap warga Flores yang terdampak bencana.
“Kami datang membawa amanah dan kepedulian dari teman-teman Komunitas Peduli Nabire, Pemuda Flobamora, serta Pemuda Katolik di Nabire. Harapan kami, bantuan bahan pokok ini dapat membantu meringankan beban warga terdampak di Manggarai dan sekitarnya,” ujar Gery.
Menurutnya, penyaluran dilakukan secara langsung bersama relawan lokal untuk memastikan bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan. Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga penyaluran bantuan agar tepat sasaran.
Sementara itu, perwakilan Pemuda Katolik Kabupaten Nabire, Abrahama Agapa, mengatakan bantuan untuk Manggarai dan Manggarai Timur merupakan tahap awal dari rangkaian aksi kemanusiaan yang mereka rencanakan.
Tim relawan dari Nabire bersama jaringan Pemuda Katolik Kabupaten Manggarai masih melakukan pemetaan kondisi di lapangan untuk melihat kebutuhan masyarakat dan kemungkinan memperluas penyaluran bantuan ke wilayah terdampak lainnya.
“Aksi ini tidak berhenti di sini. Setelah Manggarai dan Manggarai Timur, rencananya bantuan logistik juga akan dikirimkan ke kabupaten-kabupaten terdampak lainnya di Pulau Flores,” ucap Abrahama.
Kehadiran relawan dari Nabire mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar, bantuan tersebut juga menjadi bentuk dukungan moral bagi warga yang masih menghadapi dampak bencana.
Penyaluran bantuan secara langsung diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak sekaligus memperkuat semangat gotong royong antardaerah dalam menghadapi bencana.
Solidaritas dari Nabire menjadi pengingat bahwa jarak geografis tidak menjadi penghalang bagi kepedulian. Ketika bencana melanda Flores, tangan-tangan dari berbagai daerah ikut bergerak untuk membantu masyarakat bangkit dan melewati masa pemulihan pascabencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....