Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat Gempa
- 15 Sep 2026 13:54 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Nagekeo - Pemerintah Kabupaten Nagekeo kembali memperpanjang masa tanggap darurat penanganan bencana gempa untuk kedua kalinya. Perpanjangan berlaku mulai 14 September hingga 27 September 2026 karena sejumlah kebutuhan penanganan pascagempa masih harus diselesaikan.
Wakil Bupati Nagekeo sekaligus Ketua Satgas Penanganan Bencana Gempa Kabupaten Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, kepada RRI, Senin 14 September 2026 mengatakan salah satu pertimbangan utama adalah aktivitas gempa susulan yang masih berlangsung. Hingga kini, BMKG belum merilis informasi bahwa gempa susulan telah berhenti.
Gonzalo menyebut aktivitas gempa susulan telah mencapai sekitar 14 ribu hingga 15 ribu kejadian, dengan 185 guncangan dirasakan masyarakat dan sekitar 80 guncangan berada pada kisaran magnitudo 5,2 hingga 6,2. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah daerah masih membutuhkan waktu untuk melakukan penanganan secara menyeluruh.
“Alasan pertama karena sampai dengan hari ini BMKG belum merilis tentang berhenti atau tidaknya terjadi gempa susulan,” ujar Gonzalo Gratianus Muga Sada.
Di bidang pendidikan, pemerintah masih menemukan kegiatan belajar mengajar di sebagian besar sekolah yang berlangsung di luar ruang kelas. Kondisi tersebut terjadi karena hunian sementara serta fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman bagi siswa belum seluruhnya diselesaikan.
Penanganan juga masih diperlukan pada sektor infrastruktur, pertanian, kesehatan dan perumahan. Sejumlah ruas jalan antardesa masih terdampak longsor, sementara jembatan, duiker, irigasi, jalan tani serta fasilitas kesehatan dan perumahan masih membutuhkan penanganan lanjutan.
“Kesimpulannya adalah hunian sementara untuk semua fasilitas, baik kesehatan, pendidikan, perumahan rakyat, termasuk fasilitas bidang pemerintah, harus diselesaikan dulu dengan baik sehingga seluruh kegiatan pemerintahan, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur pertanian bisa berjalan dengan baik,” ujar Gonzalo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....