Semangat Belajar Anak TK Santo Paulus Nangakeo Bersama Relawan Gesit
- 13 Sep 2026 16:52 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende- Tim Relawan Gesit memasang terpal yang dimanfaatkan sebagai tenda belajar sementara bagi siswa TK St. Paulus Nangakeo, Desa Bheramari, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende. Pemasangan tersebut dilakukan untuk membantu menyediakan ruang belajar bagi siswa di tengah kondisi sekolah yang masih terdampak pascagempa.
Tim Relawan Gesit Christian Imanuel Wila Rihi saat diwawancarai RRI Ende, Sabtu 12 September 2026, mengatakan pembuatan tenda sederhana tersebut merupakan inisiatif relawan setelah melihat kebutuhan siswa di lokasi. Ia menjelaskan tenda tersebut diperuntukkan bagi siswa TK St. Paulus Nanga Keo sebagai tempat belajar sementara.
Christian menjelaskan, proses pemasangan terpal berlangsung cukup cepat dan rapi karena mendapat dukungan dari orang tua siswa serta sejumlah anak muda di lokasi. Orang tua siswa Hilarius Sale dan Marcelinus Ture turut memberikan ide dan terlibat langsung dalam proses pengerjaan pemasangan tenda bersama relawan.
Ia menegaskan, pihak sekolah sebelumnya sempat mengajukan permintaan tenda kepada BNPB, namun persediaan tenda saat itu tidak tersedia. Kondisi tersebut mendorong Relawan Gesit Ende bersama Dari Kita Bisa berinisiatif membuat tenda sederhana agar siswa tetap memiliki tempat untuk belajar.
Ia mengungkapkan, Dukungan pembiayaan kegiatan tersebut berasal dari donasi SMA Unggulan RUSHD yang digalang melalui Kitabisa dan kemudian disalurkan melalui Relawan Gesit Ende. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya relawan mendukung kebutuhan masyarakat dan anak-anak di wilayah terdampak.
Menurutnya, TK St. Paulus Nangakeo menjadi sekolah pertama yang dikunjungi Relawan Gesit dalam program trauma healing. Sebelumnya, relawan telah melakukan kegiatan tanggap darurat dengan menyalurkan bantuan ke sejumlah wilayah, di antaranya Lokoboko, Nangaba, Penggajawa, dan Waturaka, dan Bheramari.
Ia menambahkan, kegiatan relawan tidak hanya diarahkan pada penyaluran bantuan kebutuhan dasar, tetapi juga mulai menyentuh proses pemulihan masyarakat. Kehadiran tenda belajar diharapkan dapat membantu anak-anak kembali menjalani aktivitas belajar dalam suasana yang lebih mendukung.
Christian berharap kegiatan kemanusiaan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Flores. Menurutnya, keberlanjutan kegiatan tersebut bukan karena mengharapkan adanya bencana kembali, melainkan untuk mendukung masyarakat dalam proses pemulihan setelah bencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....