Dari Borong, Gubernur Melki Kobarkan Semangat Anak Flores Pascabencana

  • 10 Sep 2026 10:49 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Timur— Gempa bumi yang mengguncang Flores tak boleh menghentikan langkah anak-anak untuk meraih masa depan. Pesan itu ditegaskan Gubernur NTT Melki Laka Lena saat mengunjungi Yayasan Nurul Jihad Borong dan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al-Hidayah Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Kamis, 10 September 2026.

Gubernur memastikan pemerintah tetap memberi perhatian dan dukungan pendidikan secara merata, baik kepada sekolah negeri maupun swasta, di tengah proses pemulihan pascabencana. MAS Al-Hidayah Borong merupakan salah satu sekolah yang terdampak gempa.

Hasil pemeriksaan awal Dinas PUPR menunjukkan lantai dua bangunan masuk kategori merah, lantai satu kategori kuning, sedangkan rumah guru juga kategori merah. Hanya dua ruangan yang masih dinyatakan aman atau kategori hijau. Gubernur Melki mengatakan pemerintah akan mempercepat penanganan bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur.

“Data yang masuk akan segera kita proses dan segera kita bangun. Ini akan kita bicarakan bersama Bupati,” katanya. Sebagai langkah sementara, bantuan tenda diserahkan untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar melalui Human Initiative dengan dukungan Freeport Indonesia.

Di hadapan para siswa, Gubernur menegaskan kondisi bencana tidak boleh menjadi alasan anak-anak berhenti sekolah. Pemerintah, akan mencarikan dukungan pembiayaan bagi siswa yang rumahnya mengalami kerusakan berat, baik melalui pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Yang penting anak-anak harus tetap semangat belajar. Jangan sampai kondisi ini membuat anak-anak berhenti sekolah,” ujarnya. Para siswa juga menjalani suasana penuh keakraban dan hiburan sebagai bagian dari upaya pemulihan trauma setelah gempa dan gempa susulan.

Pesan serupa disampaikan Gubernur saat melanjutkan kunjungan ke SMAS Katolik Pancasila Borong. Pemerintah menyiapkan dukungan 3.400 school kit bagi siswa terdampak di Manggarai Timur, terdiri dari 2.000 school kit dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan 1.400 dari Pemerintah Provinsi NTT.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban orang tua sekaligus menyemangati siswa untuk kembali fokus belajar. “Jangan menyerah! Masa depan NTT, masa depan Indonesia, masa depan Flores dan Manggarai ada di tangan kalian,” katanya tegas.

Semangat itu terlihat dari cita-cita para siswa yang disampaikan dalam dialog bersama Gubernur. Ada yang ingin menjadi tentara, dokter, ahli hukum, guru seni musik, hingga prajurit Kowad.

Gubernur Melki bahkan menawarkan dukungan beasiswa bagi siswa berprestasi yang berhasil masuk 10 besar perguruan tinggi. Ia juga membuka peluang bagi anak-anak NTT untuk mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke luar daerah, sekolah kedinasan hingga luar negeri.

“Kita tidak punya kemewahan untuk menyerah. Persiapkan diri, belajar sungguh-sungguh, dan jangan berhenti bermimpi,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....