Gubernur NTT Pastikan Data Kerusakan Pasca Gempa Rampung Bulan Oktober 2026

  • 17 Sep 2026 12:24 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID,KUPANG, — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emmanuel Melkiades Laka Lena, menargetkan seluruh rangkaian verifikasi data kerusakan akibat bencana gempa bumi di Flores dapat diselesaikan secara menyeluruh pada rentang waktu September hingga awal Oktober 2026. Langkah percepatan ini diambil untuk memastikan proses rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana dapat segera dieksekusi secara tepat sasaran, adil, dan akuntabel.

Gubernur Melki menekankan bahwa akurasi data merupakan kunci utama dalam penyusunan desain pemulihan wilayah terdampak. Oleh karena itu, sebelum data final ditetapkan sebagai acuan penyaluran bantuan dan pembangunan kembali infrastruktur, seluruh data kerusakan rumah warga maupun fasilitas umum wajib melalui tahapan uji publik.

"Kita upayakan dari September ini sampai awal Oktober, itu seluruh urusan pendataan sudah selesai sampai diuji publik," ujar Melkiades Laka Lena di Kupang, Senin, 14 September 2026.

Tahap uji publik ini dirancang untuk memberikan ruang bagi masyarakat dalam meninjau, mengoreksi, serta memberikan masukan terkait hasil pendataan di lapangan. Jika terdapat warga terdampak yang belum terdata atau mengalami kekeliruan kategori tingkat kerusakan (ringan, sedang, maupun berat), masyarakat dapat langsung menyampaikan sanggahan selama periode tersebut.

Pemerintah Provinsi NTT bekerja sama dengan pemerintah kabupaten terdampak di Pulau Flores, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta tim teknis independen guna memastikan pendataan berjalan transparan. Langkah ini sekaligus bertujuan untuk mengantisipasi potensi konflik sosial dan penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Setelah masa uji publik selesai dan data tervalidasi sepenuhnya, Pemprov NTT bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan BNPB akan langsung memfinalisasi dokumen rencana aksi pemulihan dan penanganan pascabencana. Tahapan fisik pembangunan serta penyaluran dana stimulan bagi rumah warga yang rusak ditargetkan dapat segera dimulai usai penetapan data final tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....