Perkuat Kompetensi Guru Agama Katolik, Kemenag Manggarai Gelar KKG dan MGMP
- 10 Sep 2026 09:11 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai mendorong penguatan kompetensi dan profesionalisme guru Pendidikan Agama Katolik melalui Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Manggarai, Rabu, 9 September 2026, tersebut diikuti pengurus 22 kelompok KKG/MGMP dari jenjang pendidikan dasar hingga SMA/SMK.
Kepala Seksi Pendidikan Agama Katolik Kemenag Manggarai, Yohanes Masgur, saat membuka kegiatan menegaskan KKG dan MGMP memiliki peran strategis sebagai ruang bagi para guru untuk terus meningkatkan kompetensi, bertukar pengalaman, serta berbagi praktik baik dalam pembelajaran. Menurutnya, forum tersebut juga penting untuk memperkuat profesionalisme dan etika guru dalam menjalankan tugas pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik.
Rakor turut membahas Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), evaluasi program, serta penataan administrasi dan keanggotaan organisasi KKG/MGMP. Berbagai agenda tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas kinerja guru sekaligus memastikan proses pembelajaran Pendidikan Agama Katolik berjalan semakin efektif, terarah, dan mampu menjawab kebutuhan peserta didik di tengah berbagai tantangan pendidikan.
Menariknya, penguatan peran guru tidak hanya diarahkan pada aspek akademik. Dalam Rakor tersebut, para guru juga membahas keterlibatan dalam pelaksanaan trauma healing bagi peserta didik yang terdampak bencana.
Kehadiran guru diharapkan tidak hanya membantu anak kembali mengikuti pembelajaran, tetapi juga memberikan dukungan dan rasa aman bagi peserta didik yang masih menghadapi dampak psikologis akibat bencana. Untuk mendukung keberlanjutan program, dalam kegiatan tersebut juga disampaikan dukungan dana KKG/MGMP dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT.
Dukungan ini diharapkan dapat menunjang operasional organisasi sekaligus pengembangan profesionalisme guru Pendidikan Agama Katolik. Dengan kompetensi yang semakin kuat dan kepedulian yang semakin luas, para guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang berkualitas sekaligus membantu peserta didik bangkit dan membangun kembali semangat belajar di tengah situasi pascabencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....