DPRD Lembata Soroti Struktur dan Personel KPAD dalam Penanggulangan AIDS
- 09 Sep 2026 07:00 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata – DPRD Kabupaten Lembata menyoroti perlunya pembenahan Komisi Penanggulangan AIDS Daerah atau KPAD dalam menangani persoalan HIV dan AIDS. Pembenahan tersebut mencakup struktur kelembagaan dan personel sesuai rekomendasi DPRD.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Lembata Fransiskus Xaverius B.N. dalam Lokakarya Analisis Data Program AIDS, TBC, dan Malaria. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Hotel Olympic Lewoleba, Rabu 2 September 2026.
Fransiskus mengatakan, penguatan kelembagaan menjadi bagian penting dalam memastikan program penanggulangan AIDS berjalan efektif. Menurutnya, keberadaan KPAD perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan rekomendasi yang telah disampaikan DPRD.
Ia juga menekankan pentingnya penggunaan data yang valid dalam menyusun kebijakan penanggulangan penyakit menular. Data hasil survei harus kredibel sehingga dapat menjadi dasar dalam menentukan program dan kebutuhan anggaran.
“Pemaparan data kita mesti lebih selektif, lebih hati-hati, terutama dalam penggalian data atau survei harus kredibel, dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Fransiskus.
Lokakarya tersebut menjadi forum untuk menelaah data realisasi program dan anggaran AIDS, TBC, dan Malaria periode 2023 hingga 2025. Hasil analisis diharapkan menghasilkan rekomendasi yang dapat digunakan dalam perencanaan dan penganggaran tahun 2026.
DPRD Kabupaten Lembata menilai penguatan kelembagaan harus berjalan bersama dengan perbaikan kualitas data dan kebijakan. Langkah tersebut penting agar penanggulangan AIDS di daerah memiliki arah kerja yang jelas dan terukur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....