Fransiskan Kalimantan dan Flores Layani Penyintas Gempa Nagekeo
- 08 Sep 2026 10:27 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende- Keluarga Fransiskan dari Regio Kalimantan turun langsung membantu penyintas gempa di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Selain menyalurkan bantuan logistik, rombongan juga memberikan pelayanan kesehatan dan trauma healing kepada masyarakat terdampak.
Pastor Paroki Yesus Kerahiman Ilahi Aeramo sekaligus Koordinator Posko Terpadu Aeramo, Pater Charles, OFM, mengatakan kehadiran keluarga Fransiskan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Hal itu disampaikannya saat diwawancarai RRI Ende di Rumah Yesus Kerahiman Ilahi Aeramo, Minggu, 6 September 2026.
Pater Charles menegaskan, INFO JPIC merupakan wadah keluarga Fransiskan di Indonesia yang memiliki perhatian terhadap bidang keadilan, perdamaian, dan keutuhan ciptaan. Ketua INFO JPIC, Pater Pionius Hendi, OFMCap, bersama Br. Wilem OFMCap dari Regio Kalimantan berinisiatif hadir langsung ke Flores untuk melihat kondisi para penyintas sekaligus mendukung pelayanan kemanusiaan.
Ia menjelaskan, keluarga Fransiskan Regio Kalimantan yang terlibat dalam kegiatan tersebut berasal dari berbagai komunitas, termasuk OFM Capusin. Kehadiran mereka menjadi bagian dari dukungan Fransiskan di Flores yang selama ini terlibat dalam pelayanan kepada masyarakat terdampak.
Rombongan Fransiskan Regio Kalimantan tiba di Aeramo pada 3 September 2026 dan mulai menjalankan kegiatan kemanusiaan sehari kemudian. Pada 4 September, mereka menyalurkan bantuan logistik sekaligus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah Riung.
Menurutnya, Pelayanan kembali dilanjutkan pada 5 September di Riung pada pagi hari sebelum rombongan kembali ke Aeramo pada sore harinya. Selanjutnya, pada 6 September setelah mengikuti perayaan Ekaristi, kegiatan dilanjutkan di Stasi Santo Matias Rasul Marapokot melalui pelayanan kesehatan dan trauma healing bagi masyarakat.
Pater Charles menambahkan, pelayanan di Posko Terpadu Aeramo juga terus berjalan melalui pendistribusian logistik dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak. Posko tersebut merupakan hasil kolaborasi Caritas Indonesia, Keuskupan Agung Ende, JPIC OFM Indonesia, Fransiskan di Flores, FMM, KFS, Suster-Suster SKM, Frater HK, dan Suster Alma.
Ia berharap kolaborasi antara keluarga Fransiskan, Caritas Indonesia, Keuskupan Agung Ende, serta berbagai pihak lainnya terus terjaga dalam membantu masyarakat terdampak. penyintas membutuhkan bukan hanya bantuan kebutuhan dasar, tetapi juga pelayanan kesehatan dan pendampingan psikologis agar proses pemulihan dapat berlangsung secara menyeluruh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....