Flotim Dapat Bantuan Rp20 Miliar untuk Bangun Huntap Lewotobi

  • 10 Sep 2026 14:02 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flores Timur – Pemerintah Kabupaten Flores Timur mendapat alokasi bantuan Presiden RI sebesar Rp20 miliar untuk mendukung percepatan pembangunan Hunian Tetap atau Huntap bagi penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Alokasi tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam rapat koordinasi bersama Presiden RI Prabowo Subianto dan kepala daerah se-NTT, Senin 7 September 2026.

Tito Karnavian menjelaskan bantuan tersebut diberikan untuk mendukung percepatan pembangunan Huntap bagi masyarakat terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Meskipun Flores Timur tidak terdampak langsung oleh gempa bumi Flores, pemerintah pusat tetap mengarahkan dukungan untuk penanganan dampak erupsi di wilayah tersebut.

Rapat koordinasi tersebut diikuti Wakil Bupati Flores Timur Ignasius Boli Uran didampingi Kapolres Flores Timur AKBP Gede Putra Yase dan Dandim 1624 Flores Timur Letkol Inf. Erly Merliam. Percepatan pembangunan Huntap menjadi salah satu agenda utama yang dibahas dalam rapat bersama Presiden Prabowo Subianto.

Presiden Prabowo menekankan penanganan bencana harus dilakukan secara cepat dan tepat. Pemerintah juga diminta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi selama proses penanganan dan pemulihan bencana.

Presiden Prabowo juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak menghadapi berbagai potensi bencana. Ancaman tersebut mencakup erupsi gunung api, gempa bumi hingga kebakaran hutan dan lahan.

Sementara itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan pemerintah daerah mulai mempersiapkan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi setelah fase tanggap darurat berakhir. Pemerintah bersama unsur Forkopimda terus bersinergi memastikan penanganan bencana berjalan di lapangan.

Laka Lena mengatakan pemerintah juga mulai menghitung berbagai langkah untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana. Upaya tersebut dilakukan bersamaan dengan penanganan kebutuhan dasar dan pembangunan kembali fasilitas yang terdampak.

Selain dukungan untuk pembangunan Huntap, Gubernur NTT meminta pemerintah pusat memberikan tambahan 10 ribu terpal dan tenda. Bantuan tersebut diperlukan untuk mendukung aktivitas pendidikan dan pelayanan kesehatan di 2.407 sekolah serta fasilitas kesehatan terdampak bencana.

Laka Lena juga mengharapkan dukungan pemerintah pusat melalui program relaksasi perkreditan bagi masyarakat terdampak bencana. Kebijakan tersebut dinilai penting untuk membantu masyarakat memulihkan aktivitas ekonomi setelah terdampak bencana.

Di sisi lain, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan Polri menyiagakan 12 kapal di wilayah NTT. Kapal tersebut disiapkan untuk membantu distribusi kebutuhan masyarakat di wilayah yang terdampak bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....