PAD Lembata Baru Capai 49,77 Persen, OPD Diminta Cari Sumber Pendapatan

  • 07 Sep 2026 15:09 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Lembata – Pendapatan Asli Daerah atau PAD Kabupaten Lembata baru mencapai Rp21,90 miliar atau 49,77 persen hingga 2 September 2026. Capaian tersebut masih di bawah target PAD tahun ini yang ditetapkan sebesar Rp44 miliar.

Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam evaluasi APBD Kabupaten Lembata yang berlangsung Kamis 3 September 2026. Pemerintah daerah meminta seluruh OPD tidak hanya fokus membelanjakan anggaran, tetapi ikut meningkatkan pendapatan daerah.

Realisasi pajak daerah tercatat Rp7,62 miliar atau 46,35 persen dari target. Sementara pendapatan dari retribusi daerah mencapai Rp9,34 miliar atau 44,67 persen dari target yang ditetapkan.

Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq meminta setiap OPD memetakan potensi pendapatan yang dapat dikembangkan sesuai tugas dan kewenangannya. Menurutnya, peningkatan PAD membutuhkan kontribusi seluruh perangkat daerah, bukan hanya OPD tertentu.

Pemerintah daerah juga menilai kecamatan dapat mengambil peran dalam meningkatkan pendapatan daerah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mengoptimalkan penagihan retribusi pasar sesuai potensi masing-masing wilayah.

Secara keseluruhan, realisasi PAD hingga awal September tercatat sekitar 2,13 persen lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Namun, realisasi pajak daerah justru meningkat 28,80 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pemerintah Kabupaten Lembata meminta OPD menyusun strategi konkret untuk meningkatkan pendapatan hingga akhir tahun anggaran. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas fiskal daerah dan mendukung pembiayaan program pembangunan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....