41 Mahasiswa Lembata Ikuti Program Kuliah Sambil Bekerja di Semarang
- 24 Agt 2026 12:30 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata – Sebanyak 41 mahasiswa asal Kabupaten Lembata dilepas untuk mengikuti Program Kuliah Sambil Bekerja di Universitas Abadi Karya Indonesia (UNAKI) Semarang. Mereka akan menjalani pendidikan sekaligus memperoleh pengalaman kerja pada Tahun Akademik 2026/2027.
Pelepasan mahasiswa gelombang kedua tersebut dilakukan Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis 20 Agustus 2026. Para mahasiswa berangkat menuju Semarang pada Jumat 21 Agustus 2026.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lembata Rafael Betekeneng mengatakan, jumlah peserta gelombang kedua lebih banyak dibandingkan keberangkatan sebelumnya. Peserta berasal dari sejumlah desa dan kecamatan di Kabupaten Lembata.
Menurut Rafael, hingga menjelang keberangkatan masih terdapat masyarakat yang berminat mengikuti program tersebut. Namun, jumlah peserta harus disesuaikan dengan kuota serta jadwal transportasi laut yang tersedia.
Ia berharap para mahasiswa mampu beradaptasi dengan lingkungan baru selama mengikuti pendidikan dan bekerja. Kesempatan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
Sementara itu, Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq mengatakan pemerintah daerah akan tetap memperhatikan kondisi para mahasiswa selama mengikuti program. Aspek kesejahteraan dan kesehatan peserta menjadi bagian yang turut diperhatikan pemerintah daerah.
Bupati meminta mahasiswa menjalankan pendidikan dan pekerjaan secara seimbang dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan memperoleh gelar pendidikan, tetapi juga membentuk karakter dan kesiapan memasuki dunia kerja.
Melalui program kuliah sambil bekerja, Pemerintah Kabupaten Lembata berharap semakin banyak anak muda memperoleh kesempatan mengembangkan pendidikan dan keterampilan. Pengalaman yang diperoleh nantinya diharapkan dapat menjadi bekal untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....