Longsor Kembali Tutup Jalur Selatan Wolotopo, Akses Lalulintas Terhenti

  • 07 Sep 2026 00:54 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Longsor kembali terjadi di ruas jalan Pantai Selatan Wolotopo, Kabupaten Ende, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 02.00 WITA. Material longsoran menutup badan jalan di lokasi Ena One sehingga untuk sementara tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Akibat longsor tersebut, akses menuju sejumlah desa di wilayah selatan Wolotopo belum dapat dilewati masyarakat. Kondisi ini menyebabkan aktivitas dan mobilitas warga di wilayah tersebut untuk sementara mengalami hambatan.

Kepala Desa Wolotopo, Kosmas Leda Se, kepada RRI Minggu, 6 September 2026 mengatakan, longsor terjadi di lokasi yang sebelumnya juga mengalami kejadian serupa. Pemerintah desa bersama pihak kecamatan telah melakukan komunikasi dengan instansi terkait, khususnya Dinas PUPR Kabupaten Ende, untuk penanganan material longsor.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan Dinas PUPR Ende agar akses jalan ini segera dibuka kembali, dan telah mendapat respon dari Dinas PUPR Ende ” ujar Kosmas.

Ia menjelaskan, alat berat direncanakan dikerahkan ke lokasi terdampak pada Senin (7/9/2026) untuk membersihkan material longsoran. Namun, alat berat harus menuju lokasi melalui jalur alternatif karena ruas jalan di sekitar Tangga Alam tidak mendukung untuk dilalui alat berat berukuran besar.

Pemerintah Desa Wolotopo berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Ende dapat mempercepat proses penanganan sehingga akses menuju wilayah selatan segera kembali normal. Pembersihan material longsor dinilai penting untuk membuka kembali jalur transportasi yang menjadi akses masyarakat antardesa.

Kosmas juga mengimbau masyarakat, khususnya warga Wolotopo, agar tetap berhati-hati ketika melintasi kawasan yang rawan longsor. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan untuk menghindari kejadian yang dapat membahayakan keselamatan selama kondisi cuaca dan medan belum sepenuhnya aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....