Jalan Kabupaten Ntaur–Ruteng dan Borong Tertutup Longsor Pasca-Gempa M 7,7
- 21 Agt 2026 09:31 WIB
- Ende
RRI.CO.ID ,Manggarai Timur — Akses transportasi yang menghubungkan Ntaur menuju Ruteng dan Borong di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), lumpuh total. Kondisi ini terjadi akibat material tanah dan batuan longsor yang menutup badan jalan setelah gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores.
Guncangan gempa yang sangat kuat memicu ketidakstabilan struktur tanah di sepanjang lereng tebing koridor jalan kabupaten tersebut. Akibatnya, beberapa titik ruas jalan tertutup material longsoran skala sedang hingga berat, sehingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kelumpuhan akses ini mengisolasi pergerakan warga yang mengandalkan jalur lintas Ntaur menuju pusat pemerintahan di Borong maupun pusat perekonomian di Ruteng, Manggarai. Salah seorang warga Ntaur, Felly Anggal, membenarkan kondisi darurat yang dialami wilayahnya tersebut saat dikonfirmasi oleh awak media RRI.
"Akses jalan dari Ntaur menuju Borong dan Ruteng saat ini tertutup material longsoran akibat gempa. Kendaraan sama sekali tidak bisa melintas," ujar Felly Anggal kepada RRI.
Felly menambahkan bahwa warga setempat sangat berharap adanya tindakan cepat dari instansi terkait untuk memulihkan akses transportasi yang terputus.
"Kami berharap pemerintah daerah maupun dinas terkait bisa segera menerjunkan alat berat ke lokasi untuk membersihkan material longsoran, agar akses jalan Ntaur–Borong–Ruteng bisa kembali dibuka dan dilalui kendaraan," ungkapnya.
Terputusnya ruas jalan ini berpotensi mengganggu pendistribusian logistik bantuan, evakuasi medis darurat, serta mobilitas masyarakat pasca-gempa. Hingga berita ini diturunkan, warga mengimbau pengguna jalan untuk menunda perjalanan lintas Ntaur–Borong–Ruteng demi keselamatan, sembari menunggu proses pembersihan dan koordinasi penanganan bencana dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur serta pihak BPBD setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....