Material Longsor Sering Tutup Badan Jalan, Umat Wolotopo Minta Bantuan Pemerintah
- 05 Sep 2026 15:13 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Akses jalan di wilayah Wolotopo, Kabupaten Ende, masih menjadi perhatian masyarakat setelah material longsor menutup sejumlah titik pascagempa. Kondisi tersebut juga mengganggu mobilitas umat, terutama menjelang pelaksanaan pelayanan Sakramen Krisma di Paroki Santo Fransiskus Xaverius Wolotopo.
Selama ini, umat dan masyarakat setempat berupaya membersihkan material longsor secara swadaya melalui kegiatan gotong royong. Namun, banyaknya bebatuan, tanah, dan pepohonan membuat pembersihan secara manual belum mampu menangani kondisi jalan secara menyeluruh.
Ketua DPP Paroki Santo Fransiskus Xaverius Wolotopo, Rofinus Paulinus Fole, kepada RRI Sabtu, 5 September 2026 mengatakan masyarakat membutuhkan dukungan pemerintah untuk penanganan akses jalan tersebut. Menurutnya, bantuan alat berat diperlukan agar material longsor dapat segera dievakuasi dan akses kembali dapat digunakan dengan baik.
“Kami berharap pemerintah kabupaten bisa membantu dengan alat berat, karena masyarakat selama ini hanya bekerja secara manual dengan peralatan seadanya melalui gotong royong,” kata Rofinus.
| Baca juga: Longsor Putus Akses Jalan di Wolongizu Ngada |
Penanganan jalan dinilai semakin mendesak karena Paroki Santo Fransiskus Xaverius Wolotopo. Wolotopo dijadwalkan menggelar pelayanan Sakramen Krisma pada 26 September 2026. Pelayanan tersebut rencananya dihadiri Yang Mulia Uskup Agung Ende sehingga akses menuju wilayah paroki perlu dipastikan tetap aman dan mudah dilalui.
Rofinus mengatakan harapan tersebut disampaikan mewakili umat dan masyarakat Wolotopo yang selama ini secara mandiri menangani material longsor. Ia berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera mengambil langkah untuk membantu pengerjaan jalan.
Dukungan alat berat diharapkan dapat mempercepat pembersihan material dan mengurangi beban masyarakat dalam penanganan jalan. Selain mendukung aktivitas warga, akses yang lebih baik juga diperlukan untuk memastikan pelayanan keagamaan di Paroki Wolotopo dapat berlangsung dengan lancar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....