Warga Wolotopo Harap Alat Berat Atasi Jalan Tertimbun Longsor Pascagempa

  • 05 Sep 2026 15:14 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Akses jalan di Desa Wolotopo, Kabupaten Ende, masih menghadapi ancaman longsor setelah sejumlah material menutup badan jalan akibat guncangan gempa.

Kondisi tersebut menghambat mobilitas masyarakat dan membutuhkan penanganan lebih lanjut karena material longsoran cukup banyak.

Kepala Desa Wolotopo, Kosmas Leda Se, kepada RRI Sabtu, 5 September 2026 mengatakan warga selama ini berupaya membersihkan material longsoran secara manual.

Namun, upaya tersebut belum mampu menyelesaikan persoalan karena material berupa bebatuan, tanah, dan pepohonan kembali menutup akses jalan.

Menurut Kosmas, pembersihan secara manual membutuhkan waktu dan tenaga cukup besar dari masyarakat.

Kondisi tersebut membuat penanganan jalan tidak dapat dilakukan secara maksimal tanpa dukungan peralatan yang memadai.

“Kami sangat mengharapkan pemerintah daerah dapat mendatangkan alat berat, karena kalau dikerjakan secara manual masyarakat tidak akan sanggup menyelesaikannya,” kata Kosmas.

Kosmas berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera mengambil kebijakan untuk menangani kondisi jalan tersebut.

Penanganan lanjutan dinilai penting agar akses masyarakat dapat kembali berfungsi dan aktivitas warga tidak terus terganggu.

Selain membersihkan material yang telah menutup jalan, pemerintah diharapkan memperhatikan kondisi sejumlah titik yang rawan mengalami longsor kembali.

Langkah tersebut diperlukan untuk mengurangi risiko gangguan akses apabila terjadi hujan maupun guncangan gempa susulan.

Pemerintah Desa Wolotopo juga berharap koordinasi dengan pemerintah daerah dapat menghasilkan penanganan yang lebih cepat dan efektif.

Dukungan alat berat dinilai menjadi kebutuhan utama agar pembersihan material longsor dapat dilakukan secara menyeluruh dan akses jalan kembali aman digunakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....