Pemkab Sikka Siapkan Beasiswa Mahasiswa Kurang Mampu
- 05 Sep 2026 10:23 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Pemerintah Kabupaten Sikka menyiapkan program beasiswa bagi mahasiswa baru dari keluarga kurang mampu yang mencakup pembiayaan hingga menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Sikka.
Komitmen itu disampaikan Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, saat memberikan materi motivasi kepada mahasiswa baru Angkatan VII Politeknik Cristo Re Maumere di Aula Politeknik Cristo Re Maumere, Jumat 4 September 2026. Ia menegaskan, kondisi ekonomi keluarga tidak boleh memutus kesempatan anak-anak Sikka untuk mengenyam pendidikan tinggi.
Juventus mengatakan, mahasiswa yang memenuhi persyaratan dan masuk kategori desil 1 hingga desil 5 akan menjadi sasaran penerima manfaat program tersebut. Pemerintah daerah, menurutnya, ingin memastikan mahasiswa dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan menyelesaikan pendidikan tanpa terhambat persoalan biaya.
“Pemerintah akan menyiapkan beasiswa bagi mahasiswa yang memenuhi syarat, khususnya yang berada pada desil 1 sampai desil 5. Beasiswa ini kita siapkan agar mahasiswa dapat mengikuti pendidikan sampai tamat,” ujar Juventus.
Meski demikian, bantuan pendidikan tersebut tidak dimaknai sebagai kemudahan tanpa tanggung jawab bagi penerimanya. Bupati meminta mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan disiplin, kerja keras, komitmen, dan kesungguhan dalam menjalani perkuliahan.
“Pemerintah membantu membuka jalan, tetapi mahasiswa sendiri yang harus berjalan dan berjuang untuk mencapai masa depan,” katanya. Pesan itu disampaikan Juventus agar dukungan pemerintah berbanding lurus dengan prestasi dan kesungguhan mahasiswa selama menempuh pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, Juventus juga menekankan pentingnya pendidikan vokasi di tengah perubahan kebutuhan dunia kerja yang semakin cepat. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya menguasai pengetahuan akademik, tetapi perlu memiliki keterampilan praktis yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Ia mendorong mahasiswa Politeknik Cristo Re untuk membangun kompetensi, karakter, kemampuan beradaptasi, serta keberanian menciptakan peluang. Pendidikan vokasi dinilai dapat menjadi bekal penting agar lulusan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan.
“Dunia berubah sangat cepat, teknologi berkembang dan industri membutuhkan keterampilan baru yang nyata. Karena itu, pendidikan vokasi menjadi penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan,” jelasnya.
Juventus berharap mahasiswa baru Politeknik Cristo Re memiliki keberanian untuk bermimpi besar sekaligus tetap menaruh perhatian pada pembangunan daerah. Ia menilai Sikka membutuhkan generasi muda yang terampil, berkarakter, dan mampu mengubah pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh di bangku kuliah menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....