Bantuan Kemanusiaan Kembali Dikirim ke Pulau Palue

  • 18 Agt 2026 07:43 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Lebih dari 60 relawan dari berbagai unsur berlayar menuju Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Senin 17 Agustus 2026, untuk menyalurkan bantuan bagi warga terdampak gempa bumi. Rombongan terdiri atas unsur pemerintah, TNI, Polri, LSM, mahasiswa, serta tenaga kesehatan dan dipimpin Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka Yohanes Emil Satriawan.

Rombongan berangkat dari Posko Bantuan BPBD Kabupaten Sikka menuju Pelabuhan Feri Kewapante sebelum melanjutkan perjalanan laut ke Palue. Bantuan diangkut menggunakan sekitar 10 truk dan kendaraan pikap milik TNI, Polri, Satpol PP, serta kendaraan umum.

Palue menjadi salah satu wilayah dengan dampak kerusakan terparah akibat gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Sikka. Data sementara mencatat 141 rumah warga mengalami rusak berat, tujuh fasilitas umum rusak, serta satu warga meninggal dunia.

Pengiriman ini merupakan penyaluran bantuan tahap kedua untuk masyarakat Palue setelah bantuan pertama diserahkan langsung Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago pada Minggu 16 Agustus 2026. Pada penyaluran pertama tersebut, Bupati Sikka juga menginap di Palue untuk melihat langsung kondisi warga terdampak.

Pelepasan bantuan tahap kedua dilakukan Plt. Sekda Sikka Margaretha Movaldes Da Maga Bapa di kawasan Pelabuhan Feri Kewapante. Prosesi diawali doa dan pemberkatan oleh RD. Dony Migo, Sekretaris Uskup Maumere, sebelum rombongan bertolak menuju Palue.

Bantuan yang dibawa meliputi paket sembako, genset, obat-obatan, selimut, kasur lipat, tikar, paket kebutuhan anak, hygiene kit, serta water tank. Beragam kebutuhan tersebut disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang masih menghadapi dampak bencana.

Margaretha mengatakan bantuan kemanusiaan tersebut berasal dari pemerintah pusat, termasuk bantuan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Sosial, BNPB, serta dukungan pihak swasta dan LSM. Menurutnya, bantuan tersebut dikirim karena warga terdampak di Palue masih membutuhkan dukungan untuk melewati masa pemulihan pascabencana.

"Ini bantuan kemanusiaan yang diberikan pemerintah pusat, unsur swasta dan LSM, karena warga terdampak sangat membutuhkan bantuan ini," ujar Margaretha saat melepas rombongan. Ia berharap bantuan yang tiba di Palue dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan mereka selama masa tanggap darurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....