MAN 1 Manggarai Kembali Belajar Tatap Muka di Tengah Tanggap Darurat Gempa

  • 01 Sep 2026 22:36 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai - MAN 1 Manggarai kembali menggelar pembelajaran tatap muka setelah hampir dua minggu menghentikan sementara kegiatan belajar akibat gempa bumi yang mengguncang Flores dan sekitarnya pada 15 Agustus 2026. Pembelajaran kembali dimulai Senin, 31 Agustus 2026 dengan menerapkan skema pembelajaran tanggap darurat yang mengutamakan keselamatan seluruh warga madrasah.

Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dengan memanfaatkan tenda darurat serta sejumlah ruangan yang masih dinilai layak digunakan. Durasi pembelajaran dipangkas dari 40 menit menjadi 25 menit dan berlangsung pukul 07.15 hingga 11.35 Wita. Untuk menghindari kepadatan, pembelajaran luring dilakukan secara bergilir, yakni kelas XII pada Senin-Selasa, kelas XI pada Rabu-Kamis, dan kelas X pada Jumat-Sabtu, sementara hari efektif lainnya dapat digunakan untuk pembelajaran daring.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MAN 1 Manggarai, Zakaria, menegaskan keselamatan siswa, guru, dan seluruh warga madrasah menjadi prioritas utama selama masa tanggap darurat. Warga madrasah juga diminta tidak memasuki maupun berkumpul di sekitar bangunan yang telah diberi tanda merah. Sementara itu, kantin madrasah masih belum beroperasi sehingga siswa diimbau membawa bekal makanan dan air minum dari rumah.

Untuk menjaga keberlangsungan pendidikan, para guru diarahkan menyederhanakan Capaian Pembelajaran dan menggunakan Modul Pembelajaran Darurat. Proses belajar juga dipadukan melalui tatap muka, pembelajaran daring, serta pembelajaran berbasis komunitas di lokasi yang memungkinkan dan aman digunakan. Skema tersebut menjadi langkah madrasah untuk tetap memberikan layanan pendidikan tanpa mengabaikan kondisi pascagempa.

Kembalinya pembelajaran tatap muka menjadi tanda bahwa aktivitas pendidikan di MAN 1 Manggarai perlahan mulai bangkit di tengah situasi darurat. Dengan tetap mengedepankan kewaspadaan dan penyesuaian terhadap kondisi lapangan, madrasah berupaya memastikan para siswa tetap mendapatkan hak belajar sekaligus merasa aman selama proses pemulihan pascabencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....