Setahun Bertugas di Manggarai Barat, Kodim 1630 Evaluasi dan Perkuat Pengabdian

  • 19 Sep 2026 09:31 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Komando Distrik Militer (Kodim) 1630/Manggarai Barat memasuki tahun kedua pengabdiannya di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu 19 September 2026. Memasuki usia satu tahun, satuan tersebut menjadikan momentum ini untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat pengabdian kepada masyarakat.

Komandan Kodim 1630/Manggarai Barat, Letkol Inf. Budiman Manurung, mengatakan satu tahun pertama menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi jajaran Kodim dalam menjalankan tugas di wilayah Manggarai Barat.

Menurutnya, masih banyak hal yang perlu dipelajari dan ditata, terutama berkaitan dengan pelaksanaan tugas serta pengabdian kepada masyarakat dan pemerintah daerah.

“Masih banyak hal yang harus kami pelajari, banyak hal yang harus kami tata, terutama dalam hal pengabdian kepada Kabupaten Manggarai Barat yang kita cintai bersama,” ujar Budiman dalam peringatan HUT pertama Kodim 1630/Manggarai Barat, Sabtu 19 September 2026.

Lebih lanjut, Letkol Inf. Budiman mengibaratkan usia satu tahun seperti seorang anak yang masih dalam tahap belajar berbicara dan melangkah. Karena itu, perjalanan Kodim 1630 ke depan masih panjang dan membutuhkan proses pembelajaran yang berkelanjutan.

Ia menyebut berbagai dinamika yang terjadi selama satu tahun terakhir, baik dalam kondisi suka maupun duka, menjadi bagian dari pengalaman yang dapat dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan pelaksanaan tugas.

Selain itu, Letkol Inf. Budiman juga menegaskan bahwa keberadaan Kodim 1630/Manggarai Barat tidak dapat berjalan sendiri. Menurutnya, seluruh instansi di daerah memiliki tujuan yang sama, yakni mendukung tugas pemerintah daerah dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Harapannya, kami akan terus belajar bagaimana berkolaborasi dan bersinergi. Karena kata itu mudah diucapkan, tetapi sulit untuk dikerjakan,” katanya.

Ia mengatakan penguatan kolaborasi perlu dilakukan dengan mengurangi ego sektoral antarlembaga, sehingga seluruh unsur pemerintahan dan stakeholder dapat bekerja bersama sesuai peran masing-masing.

Sementara itu, Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, mengapresiasi peran Kodim 1630 selama satu tahun menjalankan tugas di Manggarai Barat.

Menurut Yulianus, meski baru berusia satu tahun sebagai satuan hasil pemekaran dari Kodim 1612/Manggarai, Kodim 1630 telah menunjukkan keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan bersama pemerintah daerah.

“Kita melihat bagaimana kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah daerah dan jajaran Forkopimda di Kabupaten ini. Pak Dandim salah satu pemimpin yang sangat rajin ketika diajak Pemda untuk melakukan apa saja, baik dalam suka maupun duka,” ujar Yulianus.

Ia mengatakan keterlibatan tersebut terlihat dalam berbagai bidang, termasuk menjaga keamanan hingga ke wilayah pedesaan melalui Babinsa yang tersebar di desa-desa.

Yulianus juga menyoroti keterlibatan Kodim 1630 dalam penanganan bencana yang melanda wilayah Flores. Bersama pemerintah daerah, Polri, TNI AL dan stakeholder lainnya, jajaran Kodim turut membantu memantau kondisi masyarakat serta menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah wilayah terdampak.

“Ini menunjukkan bahwa Kodim hadir untuk pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya di Manggarai Barat. Untuk itu, atas nama pemerintah dan rakyat, kami menyampaikan terima kasih kepada Pak Dandim dan seluruh keluarga besar Kodim,” katanya.

Dirinya berharap kolaborasi antara Kodim 1630, pemerintah daerah, Polri, instansi vertikal dan stakeholder lainnya dapat terus diperkuat dalam mendukung pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.

Memasuki tahun kedua pengabdian, Kodim 1630/Manggarai Barat berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan, memperkuat sinergi lintas sektor dan meningkatkan kontribusi dalam mendukung tugas pemerintah daerah di wilayah Manggarai Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....