Jusuf Kalla Tinjau Pengungsi Gempa di Sikka

  • 31 Agt 2026 16:00 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) sekaligus Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, meninjau langsung para pengungsi korban gempa bumi tektonik di Posko Gelora Samador, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Jumat 28 Agustus 2026. Dalam kunjungan itu, Jusuf Kalla berdialog dengan warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian.

Jusuf Kalla tiba di Maumere setelah bertolak dari Surabaya dan mendarat di Bandara Frans Seda sekitar pukul 09.35 WITA. Dari bandara, ia melanjutkan perjalanan menuju Posko Gelora Samador untuk melihat langsung kondisi para penyintas gempa.

Sejumlah warga mengaku masih memilih bertahan di pengungsian meskipun rumah mereka hanya mengalami kerusakan ringan. Rasa cemas terhadap kemungkinan gempa susulan, terutama pada malam hari, menjadi alasan utama mereka belum kembali ke rumah.

Kekhawatiran tersebut dirasakan terutama oleh keluarga yang memiliki bayi dan anak-anak. Menanggapi kondisi itu, Jusuf Kalla menyampaikan duka cita kepada para penyintas sekaligus meminta masyarakat tetap waspada.

Ia menekankan bahwa proses rehabilitasi dan pemulihan kehidupan masyarakat harus dilakukan secara bertahap. Pemulihan mata pencaharian warga serta keberlanjutan pendidikan anak-anak menjadi bagian yang perlu mendapat perhatian dalam penanganan pascabencana.

Jusuf Kalla juga menyampaikan bahwa PMI telah menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui jalur laut untuk menjangkau wilayah terdampak di Flores. “Bantuan kemanusiaan dikirim melalui kapal yang berlabuh di Labuan Bajo untuk selanjutnya didistribusikan ke berbagai daerah terdampak di Flores,” ujar JK.

Saat ditanya mengenai kebutuhan mendesak, para pengungsi secara serentak menyampaikan kebutuhan bahan pokok dan bantuan pendidikan bagi anak-anak mereka. JK meminta warga bersabar karena pemenuhan kebutuhan logistik dan penanganan pendidikan akan dilakukan secara bertahap melalui kerja sama pemerintah, organisasi sosial, dan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, yang mendampingi kunjungan tersebut melaporkan jumlah warga di Posko Gelora Samador mencapai 655 jiwa. Penanganan para pengungsi, kata Juventus, melibatkan sinergi pemerintah daerah bersama TNI, Polri, Kejaksaan, PMI Kabupaten Sikka, serta berbagai unsur lainnya.

Selain pemenuhan kebutuhan makanan, minuman, dan tempat tidur, relawan Kementerian Sosial juga memberikan layanan pemulihan trauma kepada anak-anak dan pendampingan bagi orang tua. Pemerintah Kabupaten Sikka terus berkoordinasi dengan BNPB dan BMKG, sembari mengimbau masyarakat tidak mempercayai hoaks dan hanya merujuk pada informasi resmi pemerintah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....