Ribuan Bantuan Udara Maumere Dikirim ke Ende

  • 31 Agt 2026 08:28 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Arus bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi Flores terus bergerak melalui Kabupaten Sikka. Pada Minggu pagi, 30 Agustus 2026, Bandara Fransiskus Xaverius Seda Maumere menjadi salah satu simpul penting penerimaan dan distribusi logistik menuju wilayah terdampak.

Sebanyak 1.193 koli bantuan tiba sekitar pukul 09.30 Wita menggunakan pesawat TNI AU Type A 1337 dengan registrasi E-130. Bantuan dari Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur itu terdiri atas 1.191 koli bantuan sosial dan dua koli velbet.

Personel TNI bersama Polres Sikka langsung melakukan proses bongkar muat setelah pesawat mendarat. Seluruh logistik kemudian dipindahkan dari landasan menuju lokasi penyimpanan sementara di kawasan Bandara Fransiskus Xaverius Seda Maumere.

Untuk sementara, bantuan ditempatkan di Posko Aju Lanud El Tari atau Pos Perlan Maumere. Lokasi tersebut menjadi titik transit sebelum logistik kembali diberangkatkan ke wilayah yang membutuhkan bantuan pascagempa.

Tidak berselang lama, bantuan kembali bergerak menuju Kabupaten Ende. Sekitar pukul 13.00 Wita, logistik mulai didroping dari gudang Posko Aju Lanud Frans Seda Maumere untuk selanjutnya diangkut menggunakan kendaraan roda enam.

Proses pemuatan bantuan ke kendaraan dimulai sekitar pukul 13.15 Wita. Personel di lapangan memindahkan satu per satu barang dari tempat penyimpanan menuju kendaraan angkutan agar segera dapat melanjutkan perjalanan menuju wilayah sasaran.

Dukungan logistik juga diterima melalui jalur darat di Kantor BPBD Sikka, Jalan Mawar Nomor 28, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok. Bantuan dari PT Pelindo Daya Sejahtera Maumere diterima sekitar pukul 12.30 Wita dan dipimpin Ketua Koordinator Penerimaan dan Pendistribusian Barang Bantuan Kabupaten Sikka, Ferdinandus Lepe.

Bantuan tersebut berupa 50 kilogram beras dan tujuh dos mi instan untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa bumi. Pengamanan penerimaan dan pendistribusian dilakukan personel Polres Sikka berdasarkan Surat Perintah Kapolres Sikka Nomor Sprin/343/VIII/Ops.2.1./2026 tertanggal 29 Agustus 2026.

Rangkaian kegiatan itu menunjukkan bahwa penanganan bantuan tidak berhenti pada proses kedatangan logistik di suatu daerah. Bantuan harus segera melalui tahapan penerimaan, pencatatan, penyimpanan sementara, pengangkutan, hingga distribusi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dengan keberadaan Bandara Fransiskus Xaverius Seda, Maumere menjadi salah satu simpul pergerakan bantuan melalui jalur udara bagi wilayah terdampak gempa di Flores. Koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, pengelola bandara dan pihak pemberi bantuan terus dilakukan agar rantai distribusi berjalan aman, tertib dan tepat sasaran.

Hingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman, lancar dan kondusif. Ribuan koli bantuan yang tiba di Maumere pada pagi hari pun tidak berlama-lama tersimpan di gudang, melainkan kembali bergerak menuju masyarakat yang membutuhkan, termasuk ke Kabupaten Ende.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....