Gubernur NTT Temui Warga Palue Pascagempa

  • 09 Sep 2026 12:44 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena turun langsung menemui masyarakat Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Selasa 8 September 2026, untuk melihat kondisi warga setelah bencana gempa tektonik. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum pemerintah mendengar langsung kebutuhan masyarakat terdampak.

Gubernur NTT bersama rombongan tiba di Kantor Camat Palue sekitar pukul 12.10 WITA. Ia didampingi Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT Benyamin Nahak, serta Asisten III Setda Kabupaten Sikka Rudolfus Ali.

Pertemuan dengan masyarakat menjadi agenda utama kunjungan tersebut, dengan warga menyampaikan kondisi dan kebutuhan mereka pascabencana. Pemerintah juga memastikan penanganan dampak gempa terus mendapat perhatian dan tidak hanya bergantung pada laporan dari tingkat kecamatan.

Sekitar pukul 12.45 WITA, bantuan dari Kementerian Sosial diserahkan kepada masyarakat terdampak melalui Gubernur NTT, Bupati Sikka, dan Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT. Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga yang masih menghadapi dampak bencana.

Usai penyerahan bantuan, Gubernur bersama rombongan meninjau lokasi tambatan perahu masyarakat Palue sekitar pukul 12.55 WITA. Fasilitas tersebut menjadi salah satu bagian penting bagi kehidupan warga karena berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat di sektor kelautan dan perikanan.

Peninjauan di lokasi tambatan perahu berlangsung sekitar 15 menit sebelum rombongan kembali ke Kantor Camat Palue. Kehadiran Gubernur di lokasi tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap fasilitas yang menopang aktivitas ekonomi masyarakat pascabencana.

Kunjungan itu turut dihadiri unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, relawan BNPB dan Tagana, serta perwakilan Kementerian Sosial. Sejumlah pejabat yang hadir antara lain Ipda A. Rusyudi Mangge, Letda Inf. Oni Maniak, Aipda Yohanis F. Massar, Camat Palue Rudolfus Riba, para penjabat kepala desa se-Kecamatan Palue, dan masyarakat setempat.

Sinergi lintas sektor tersebut menjadi bagian penting dalam penanganan dampak gempa di Pulau Palue. Pemerintah, aparat keamanan, relawan, dan masyarakat bergerak bersama untuk memastikan kebutuhan warga terdampak tetap terlayani selama proses pemulihan.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Gubernur NTT bersama rombongan meninggalkan Pulau Palue sekitar pukul 14.30 WITA untuk melanjutkan perjalanan menuju Bandara Frans Seda Maumere. Kunjungan lapangan ini menegaskan bahwa pemulihan pascabencana perlu dilakukan dengan melihat langsung kondisi warga dan fasilitas yang terdampak

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....