82 Rumah Warga Lamba Keli Rusak Parah, Warga Masih Bertahan di Tenda

  • 27 Agt 2026 14:21 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Timur – Sebanyak 82 rumah warga Desa Lamba Keli, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, mengalami kerusakan parah akibat gempa 15 Agustus 2026. Hingga kini, warga masih bertahan di tenda darurat karena khawatir terhadap gempa susulan.

Kepala Desa Lamba Keli, Ferdinandez Budiman, mengatakan hampir 80 persen rumah warga di wilayahnya terdampak gempa. Warga yang rumahnya rusak memilih tinggal di tenda mandiri maupun pos pengungsian yang dibangun pemerintah.

Menurut Ferdinandez, trauma terhadap gempa susulan masih dirasakan masyarakat. Kondisi tersebut membuat warga belum berani kembali ke rumah maupun menjalankan aktivitas secara normal.

“Untuk masyarakat Desa Lamba Keli yang terdampak, yang mereka butuhkan sembako dan terpal. Untuk air minum, kemarin sudah ada, tetapi untuk hari-hari berikutnya kami masih membutuhkan,” kata Ferdinandez.

Kebutuhan bantuan semakin penting karena masyarakat belum dapat kembali menjalankan aktivitas pertanian dan perkebunan. Kondisi wilayah yang berada di daerah ketinggian dan rawan longsor membuat warga khawatir beraktivitas di kebun.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat tetap menunjukkan semangat gotong royong dengan membantu warga yang rumahnya mengalami kerusakan. Salah satunya dengan membangun tempat tinggal sementara bagi lanjut usia yang rumahnya mengalami kerusakan total.

Pemerintah Desa Lamba Keli berharap bantuan dari pemerintah maupun berbagai pihak dapat terus diberikan selama warga belum dapat kembali ke rumah. Bantuan pangan, air minum, terpal, dan kebutuhan pengungsian lainnya dinilai penting untuk menopang kehidupan warga hingga kondisi kembali aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....