Gubernur Melki Bawa Langsung Bantuan ke Tiga Titik di Riung

  • 23 Agt 2026 18:46 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Riung - Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena memastikan penanganan dampak gempa bumi di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, berjalan optimal dengan mengutamakan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Hal itu disampaikannya saat mengunjungi sejumlah titik terdampak gempa di Riung, Sabtu 22 Agustus 2026, dalam rangka berkantor di Flores sekaligus memantau langsung kondisi warga dan penanganan bencana.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Melki membawa bantuan berupa beras dan bahan kebutuhan pokok, serta bantal dan selimut bagi masyarakat yang masih bertahan di lokasi pengungsian. Bantuan tersebut disalurkan ke sejumlah titik terdampak, mulai dari Desa Ta'do, Bekek, hingga Lengkosambi Barat.

Di Desa Ta'do, masyarakat masih diarahkan untuk tetap berada di lokasi pengungsian hingga kondisi dinyatakan aman untuk kembali ke rumah masing-masing. Gubernur berdialog dengan warga dan pemerintah desa untuk mengetahui kebutuhan yang masih harus dipenuhi selama masa tanggap darurat.

Sementara di Bekek, salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup besar, Gubernur mengunjungi posko pengungsian yang didirikan pihak kepolisian di halaman Gereja St. Petrus dan Paulus. Ia memastikan warga yang mengungsi mendapatkan kebutuhan dasar dan pelayanan yang diperlukan selama berada di posko.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Lengkosambi Barat, tempat sebagian masyarakat memilih mengungsi ke wilayah pegunungan karena kondisi pascagempa. Penanganan di wilayah tersebut sempat menghadapi kendala akibat terputusnya aliran listrik dan jaringan komunikasi.

“Perhatian terhadap Riung sempat terputus karena sejak awal listrik dan sinyal juga putus, tetapi kita sekarang berada dalam tahap tanggap darurat dan kita akan usahakan dengan berbagai cara agar kebutuhan masyarakat bisa kita penuhi,” kata Gubernur Melki. Ia menegaskan pemerintah akan terus memperkuat koordinasi agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Dalam dialog bersama masyarakat, kebutuhan makanan dan minuman dilaporkan relatif mencukupi, tetapi warga masih menghadapi keterbatasan tempat tidur, kebutuhan istirahat pada malam hari, serta layanan pengobatan. Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur meminta pemerintah kabupaten hingga pemerintah desa memastikan seluruh bantuan yang masuk didistribusikan secara baik dan tepat sasaran.

“Pemerintah kabupaten sampai desa harus memastikan distribusi bantuan berjalan dengan baik, sehingga masyarakat yang membutuhkan benar-benar mendapat bantuan,” ucapnya dnegan tegas. Selain pemenuhan kebutuhan dasar, pendataan kerusakan juga diminta segera dilakukan sebagai dasar pemerintah dalam menentukan langkah penanganan dan pemulihan selanjutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....