Gubernur NTT: Data Akurat Jadi Kunci Pemulihan Flores

  • 22 Agt 2026 18:10 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ngada — Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan pentingnya data yang akurat dalam penanganan dan pemulihan pascabencana gempa di Flores. Menurutnya, data yang riil, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi salah satu dasar utama dalam menentukan kebijakan, mengalokasikan bantuan, serta menyusun program pemulihan.

“Data yang riil dan baik, tepat, itu satu kunci utama pemulihan Flores. Karena itu, seluruh data dan usulan penanganan bencana diminta untuk diverifikasi dan disinkronkan bersama agar benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan," ujar Gubernur Melki dalam rapat koordinasi bersama Bupati Ngada Raymundus Bena dan Forkompinda pada Sabtu, 22 AGustus 2026..

Gubernur juga meminta seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dilibatkan dalam proses penguatan dan validasi data serta usulan penanganan bencana. Keterlibatan berbagai unsur tersebut dinilai penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat teridentifikasi secara tepat.

Aparat penegak hukum, termasuk Kepala Kejaksaan Negeri dan Kepala Kepolisian Resor, juga diminta berperan dalam proses verifikasi data dan usulan yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat. Menurut Gubernur, keterlibatan seluruh unsur Forkopimda dapat memperkuat akurasi sekaligus memastikan setiap usulan benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat.

Gubernur mengingatkan seluruh jajaran pemerintah dan pihak yang terlibat bahwa proses pemulihan pascabencana tidak akan berlangsung dalam waktu singkat. Ia memperkirakan proses tersebut dapat berlangsung selama enam bulan hingga satu tahun sehingga seluruh pihak perlu menyiapkan stamina dan semangat untuk bekerja secara berkelanjutan.

“Ini bisa panjang, enam bulan sampai satu tahun. Karena itu, siapkan stamina dan semangat,” ujarnya berpesan. Gubernur juga meminta seluruh jajaran menjaga kesehatan, mengatur waktu istirahat, dan menyediakan ruang untuk penyegaran agar tetap mampu menjalankan tugas dalam jangka panjang.

Rapat koordinasi tersebut memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Ngada bersama Forkopimda dan seluruh unsur terkait untuk menangani dampak gempa secara terpadu. Sinergi antarlembaga dinilai menjadi faktor penting agar setiap tahapan penanganan dan pemulihan dapat berjalan efektif serta menyentuh kebutuhan masyarakat.

Pertemuan itu sekaligus menegaskan bahwa pemulihan pascabencana bukan hanya menjadi tanggung jawab satu lembaga, melainkan pekerjaan bersama seluruh unsur pemerintah dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk memastikan masyarakat terdampak dapat kembali menjalani kehidupan secara aman, layak, dan bermartabat.

Bagi Gubernur, rangkaian kegiatan berkantor di Flores menjadi kesempatan untuk memastikan koordinasi pemerintahan tidak berhenti pada data dan laporan. Kehadiran langsung di lapangan diharapkan dapat mempercepat respons pemerintah sekaligus memastikan setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat terdampak bencana.

Dari Ngada, seluruh unsur pemerintah dan masyarakat diajak menyatukan langkah untuk mempercepat pemulihan dan membangun kembali kehidupan masyarakat Flores setelah bencana. Semangat gotong royong, ketepatan data, dan koordinasi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam menghadapi proses pemulihan yang panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....